GenPI.co - Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi berjanji penanganan kasus yang melibatkan lima oknum prajurit TNI AL ditangani transparan dan tegas.
Dery awalnya mengajak semua elemen masyarakat, untuk bersama menjaga suasana aman dan damai.
“Saya ajak untuk mengedepankan dialog, sebagai sarana penyelesaian setiap perbedaan atau kesalahpahaman,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (28/1).
Dia menyampaikan tatap muka dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kantor Bupati Talaud, Selasa (27/1), sebagai upaya membangun komunikasi yang terbuka.
“Kami mengapresiasi terhadap para tokoh masyarakat atas peran aktifnya dalam upaya menjaga stabilitas dan ketertiban,” ujarnya.
Dery memastikan TNI AL berkomitmen bersikap profesional, transparan, dan terbuka terjadap masukan masyarakat atas masalah itu.
Dia pun berharap komunikasi berkelanjutan dan hubungan harmonis TNI AL dengan warga Melonguane bisa terus terjaga.
Sebelumnya, Denpom TNI AL mengamankan lima prajurit TNI AL Lanal Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Lima prajurit tersebut terlibat permasalahan dengan seorang warga di pelabuhan. Kasus itu, dipicu karena pengaruh minuman beralkohol.
Dery pun telah menyampaikan permohonan maaf kepada warga Melonguane atas ketidaknyamanan yang terjadi. (ant)
Simak video menarik berikut:




