JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Operasi ii diawali dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri.
Dikatakannya, Operasi Pekat Jaya 2026 akan berlangsung selama dua pekan, mulai 28 Januari hingga 11 Februari 2026, dan dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 28 Januari 2026, Segera ke Lokasi Terdekat!
BACA JUGA:Peredaran Narkotika 27 Kg Sabu dan 5.000 Happy Five dalam Kemasan Teh China Diungkap, 2 Pengedar Dibekuk
"Apel gelar pasukan ini menandai dimulainya Operasi Pekat Jaya Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya," katanya kepada awak media, Rabu 28 Januari 2026.
Diungkapkannya, operasi ini merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi dinamika situasi kamtibmas menjelang Ramadan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya.
Menurutnya, menjelang Ramadan gangguan kamtibmas cenderung meningkat, mulai dari tawuran, keributan geng motor, aktivitas premanisme, hingga berbagai kejahatan jalanan.
"Kondisi tersebut dipicu oleh konsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang, provokasi melalui media sosial, serta tekanan sosial ekonomi yang meningkat menjelang bulan Ramadan," ungkapnya.
Situasi itu lanjutnya, tidak bisa ditoleransi karena berpotensi menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, serta menurunnya rasa aman di tengah masyarakat.
BACA JUGA:30 Tahun Mengabdi, Sang Anak Ceritakan Ketulusan Guru SD di Tangsel dalam Mendidik, Tapi Malah Dilaporkan ke Polisi
BACA JUGA:92 Persen Transum Jakarta Terkoneksi, Transjabodetabek Diperluas Hingga Bandara
Karena itu, Polda Metro Jaya akan mengedepankan langkah tegas, terukur, dan terpadu demi menjaga stabilitas kamtibmas serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama Ramadan.
Dijelaskannya, tujuan utama Operasi Pekat Jaya 2026 adalah menciptakan situasi yang aman dan kondusif agar masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan tertib, nyaman, serta khusyuk.
"Melalui operasi ini, Polri akan melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap berbagai bentuk premanisme, kekerasan jalanan, dan tindak pidana lainnya. Namun setiap tindakan harus profesional, proporsional, sesuai prosedur, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia," jelasnya.
- 1
- 2
- »




