BNPB Ungkap Rencana Relokasi Korban Longsor Bandung Barat: Langsung Bangun Hunian Tetap

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026). (Sumber: ANTARA/Rubby Jovan)

 

BANDUNG BARAT, KOMPAS.TV - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengungkapkan rencana relokasi korban bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) lalu.

Muhari menilai, ketimbang membangun hunian sementara (huntara) bagi korban longsor, akan lebih baik langsung membangun hunian tetap karena sudah ada santunan untuk mengontrak rumah.

"Dengan adanya dukungan dana santunan untuk mengontrak rumah dari Gubernur Jawa Barat, maka sebaiknya kita tidak membangun huntara sebagai kawasan hunian sementara, tapi langsung saja kita bangunkan hunian tetap," katanya dalam Breaking News KompasTV, Rabu (28/1/2026). 

Kata dia, bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan bisa menyokong kebutuhan tempat tinggal para warga terdampak sambil menunggu hunian tetap selesai dibangun.

Muhari mengatakan BNPB akan mengoordinasikan masalah relokasi dengan pemerintah daerah maupun warga yang terdampak.

Namun untuk lahan relokasi, Muhari mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian dari pemerintah daerah. 

Baca Juga: Operasi Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Hari Kelima, BNPB: Puluhan Orang Masih Hilang

"Karena untuk lahan relokasi kalau itu akan dibangun dalam satu hamparan, ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Bisa itu pemerintah kabupaten yang seharusnya menyediakan lahan atau bisa didukung oleh pemerintah provinsi," paparnya. 

Setelah masalah lahan beres, kata dia, BNPB atau Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangunkan hunian bagi warga terdampak longsor.

"BNPB yang akan membangunkan kalau itu nantinya sifatnya terpisah, kalau satu hamparan itu akan dibangunkan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman," ucapnya. 

Muhari pun mengharapkan pemahaman dan kerja sama masyarakat agar mau direlokasi ke tempat aman. 

"Untuk daerah yang saat ini terdampak itu memang harus kita keluarkan dari permukiman karena kita tidak mau tentu saja masyarakat yang saat ini sudah terdampak atau akan berpotensi terdampak yang masih di sekitar itu akan kemudian menjadi korban bencana serupa di masa depan," ujarnya. 

Baca Juga: Penjelasan Ahli Geologi ITB soal Penyebab dan Jenis Longsor di Cisarua Bandung Barat

Kata Muhari, masyarakat yang akan direlokasi tidak hanya yang sudah terdampak longsor saja, tetapi juga yang berpotensi terdampak bencana serupa di kemudian hari. Relokasi dilakukan karena wilayah yang sudah mengalami longsor tidak mungkin ditinggali kembali. 

"Sebenarnya yang perlu direlokasi itu tidak hanya masyarakat yang saat ini rumahnya sudah terdampak, tetapi yang berpotensi terdampak (juga akan direlokasi)," jelasnya. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Antara

Tag
  • longsor
  • longsor bandung barat
  • bandung barat
  • bnpb
  • relokasi korban longsor bandung barat
  • korban longsor bandung barat
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Jalani Tes Medis di Ajax Hari Ini, Tanda Tangani Kontrak 3,5 Musim
• 7 jam lalubola.com
thumb
Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Kemunduran Reformasi dan Konstitusionalisme
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Otak Pembunuhan di Wonokusumo Diringkus, Motif Habisi Korban karena Utang Rp40 Juta
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wamenkum Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru ke Pepabri
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Mendagri: Harga di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Mulai Stabil, Distribusi Barang Berhasil Dipercepat
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.