HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Manajemen Mall Panakkukang membuat terobosan baru dari sektor lingkungan. Bersama Forum Komunitas Hijau, manajemen salah satu malnterbesar di Kota Makassar itu bakal menerapkan disinfektan organik dalam penguatan TPS 3R (reduce, refuse, recycle).
Ketua Forum Komunitas Hijau Makassar, Achmad Yusran Aziz mengatakan, penguatan TPS 3R ini merupakan upaya dalam mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Antang, Kecamatan Manggala.
Melalui program ini, kata pria berambut gonrong ini, Mall Panakkukang menjadi pilot project. Mal ini akan menjadi yang pertama dalam penguatan TPS berbasis disinfektan.
Penggunaan disinfektan organik ini, diakuinya, menggunakan bahan alami. Seperti, sereh, daun sirih, dan kulit bawang merah. Larutan ini berfungsi sebagai pengendali bau, antibakteri, dan antijamur alami.
Tidak sebatas itu. Menurut, lelaki yang akrab disapa Yusran Gonrong ini, penggunaan disinfektan alami ini sekaligus mendukung prinsip pengelolaan sampah ramah lingkungan di hulu.
“Sereh menekan bau tidak sedap. Daun sirih menghambat mikroorganisme patogen. Kulit bawang merah memperkuat efek antimikroba sekaligus memanfaatkan limbah organik dapur,” bebernya.
Menurutnya, praktik ini akan menjaga kebersihan dan higienitas TPS, melindungi kesehatan petugas dan pengunjung, serta meminimalkan dampak terhadap kualitas udara dan air tanah.
Lebih dari itu, langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana TPS 3R berperan strategis dalam sistem pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan.
“Inisiatif ini sejalan dengan prinsip green building, ekonomi sirkular, dan agenda pengurangan timbulan sampah menuju Makassar yang lebih bersih dan tangguh lingkungan,” kuncinya. (rls/fkh/*)





