Kabupaten Agam (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengatakan pemerintah akan memprioritaskan perbaikan dan pemulihan akses air bersih di lokasi terdampak bencana Sumatera menjelang masuknya bulan puasa.
"Ada dua fokus kita menjelang bulan suci Ramadhan, yaitu memastikan arus logistik tidak terputus dan yang kedua layanan air bersih," kata Menteri PU, Dody Hanggodo di Kabupaten Agam, Rabu.
Baca juga: Menteri PU: SPAM terdampak bencana Sumatera fungsional Februari 2026
Hal tersebut disampaikan Menteri PU bersama Gubernur Sumbar, Wakil Ketua Komisi VI dan Bupati Agam saat meninjau langsung perkembangan pembangunan sejumlah infrastruktur yang terdampak akibat bencana alam yang terjadi di akhir November 2025.
Dody mengatakan perbaikan dan pemenuhan layanan air bersih menjadi aspek prioritas mengingat kurang dari satu bulan ke depan umat Muslim akan melaksanakan ibadah puasa. Pemerintah melalui kementerian terkait terus berusaha memastikan kebutuhan air bersih pulih 100 persen menjelang Ramadhan.
Saat ini, sambung dia, Kementerian PU terus mendata dimana saja masjid atau mushalla yang masih terkendala akses air bersih setelah dua bulan terdampak bencana banjir bandang.
"Untuk masjid-masjid kita harus pastikan layanan air bersih tidak terganggu menjelang Ramadhan," ujarnya.
Baca juga: TNI AD berupaya hadirkan air bersih untuk korban bencana di Sumbar
Baca juga: Warga terdampak bencana Palembayan Agam terbantu air bersih dari TNI
Khusus di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam hingga saat ini masih terdapat beberapa rumah warga yang belum sepenuhnya mendapatkan akses air bersih. Selain dukungan dari pemerintah, Palang Merah Indonesia (PMI) juga berkontribusi menyalurkan kebutuhan air bersih.
Bahkan, di Nagari Toboh, Kecamatan Malalak Timur, PMI sudah mendistribusikan sekitar 4.500 liter air bersih kepada penyintas banjir bandang dan tanah longsor. Program sosial ini akan terus berlanjut hingga masyarakat betul-betul pulih dalam memenuhi kebutuhan dasar.
"Ada dua fokus kita menjelang bulan suci Ramadhan, yaitu memastikan arus logistik tidak terputus dan yang kedua layanan air bersih," kata Menteri PU, Dody Hanggodo di Kabupaten Agam, Rabu.
Baca juga: Menteri PU: SPAM terdampak bencana Sumatera fungsional Februari 2026
Hal tersebut disampaikan Menteri PU bersama Gubernur Sumbar, Wakil Ketua Komisi VI dan Bupati Agam saat meninjau langsung perkembangan pembangunan sejumlah infrastruktur yang terdampak akibat bencana alam yang terjadi di akhir November 2025.
Dody mengatakan perbaikan dan pemenuhan layanan air bersih menjadi aspek prioritas mengingat kurang dari satu bulan ke depan umat Muslim akan melaksanakan ibadah puasa. Pemerintah melalui kementerian terkait terus berusaha memastikan kebutuhan air bersih pulih 100 persen menjelang Ramadhan.
Saat ini, sambung dia, Kementerian PU terus mendata dimana saja masjid atau mushalla yang masih terkendala akses air bersih setelah dua bulan terdampak bencana banjir bandang.
"Untuk masjid-masjid kita harus pastikan layanan air bersih tidak terganggu menjelang Ramadhan," ujarnya.
Baca juga: TNI AD berupaya hadirkan air bersih untuk korban bencana di Sumbar
Baca juga: Warga terdampak bencana Palembayan Agam terbantu air bersih dari TNI
Khusus di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam hingga saat ini masih terdapat beberapa rumah warga yang belum sepenuhnya mendapatkan akses air bersih. Selain dukungan dari pemerintah, Palang Merah Indonesia (PMI) juga berkontribusi menyalurkan kebutuhan air bersih.
Bahkan, di Nagari Toboh, Kecamatan Malalak Timur, PMI sudah mendistribusikan sekitar 4.500 liter air bersih kepada penyintas banjir bandang dan tanah longsor. Program sosial ini akan terus berlanjut hingga masyarakat betul-betul pulih dalam memenuhi kebutuhan dasar.





