Binadigital Bank INA (BINA) Luncurkan Fitur Investasi Emas Digital

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Platform perbankan digital milik PT Bank INA Tbk. (BINA), Binadigital resmi meluncurkan fitur Investasi Emas Digital sebagai alternatif instrumen investasi bagi masyarakat di tengah tekanan inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.

Melalui fitur ini, nasabah dapat berinvestasi emas secara digital langsung melalui ponsel, tanpa prosedur yang rumit. Investasi dapat dilakukan dengan nominal terjangkau dan tersedia selama 24 jam.

Wakil Direktur Utama Bank INA Yulius Purnama Junaedi mengatakan peluncuran fitur ini merupakan bagian dari upaya Bank INA memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang relatif aman dan stabil.

“Fokus kami adalah memudahkan setiap individu, mulai dari generasi muda hingga profesional, untuk menabung emas dengan nominal yang sangat terjangkau sesuai kebutuhan,” ujar Yulius dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (28/1/2026). 

Menurutnya, kehadiran emas digital diharapkan dapat membantu nasabah melindungi nilai aset dari dampak inflasi sekaligus mendorong kebiasaan pengelolaan keuangan jangka panjang.

Baca Juga : Ada Transaksi Jumbo di Saham Bank Ina (BINA), Manajemen Buka Suara

Selain kemudahan akses, fitur Investasi Emas Digital di Binadigital memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi pembelian, penjualan, hingga transfer emas digital secara real-time ke sesama pengguna. Saldo emas juga dapat langsung dikonversi ke rekening tabungan apabila dibutuhkan dalam bentuk dana tunai.

Bank INA menegaskan bahwa seluruh transaksi diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga aspek keamanan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan layanan ini.

Sebagai bagian dari peluncuran, Binadigital juga menghadirkan program promosi berupa cashback emas digital hingga Rp150.000 bagi nasabah yang melakukan transaksi investasi emas digital dengan nominal tertentu. Program ini berlaku hingga 31 Maret 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Puncak Kasus DBD di Jakarta Diprediksi Maret sampai Mei
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Analis: Investor Asing Makin Waswas dengan Pasar Modal RI Pascapengumuman MSCI
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mengenal Sleep Hygiene untuk Meningkatkan Kualitas Tidur
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
DPR Desak Pemerintah Cari Formula Terbaik Status Guru Honorer
• 21 jam laluidntimes.com
thumb
Ini Aturan Trading Halt BEI saat IHSG Anjlok Lebih dari 8 Persen
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.