GenPI.co - Para ilmuwan di Irlandia berhasil menemukan peningkatan penting dalam metode menumbuhkan otak mini di laboratorium.
Temuan ini berpotensi besar untuk mendukung penelitian tentang berbagai penyakit saraf seperti stroke, Alzheimer, dan Parkinson.
Penelitian tersebut menelaah kemungkinan pengembangan pembuluh darah pada gumpalan kecil sel otak yang dikenal sebagai organoid serebral atau sering disebut otak mini.
Peneliti utama Mihai Lomora mengatakan penelitian ini mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah.
"Kenyataannya tidak terlalu mengada-ada karena para ilmuwan di seluruh dunia memang tengah mengembangkan organoid semacam ini," ujarnya, dilansir PA Media, Selasa (27/1).
Pusat Penelitian Perangkat Medis Irlandia (CURAM) yang berbasis di Universitas Galway menumbuhkan otak mini tersebut dalam material lunak kompatibel secara biologis yang disebut hidrogel.
Para peneliti juga memasukkan sel-sel ke dalam material ini yang mampu membentuk pembuluh darah.
Hasilnya, organoid bisa tumbuh lebih besar dan menunjukkan jumlah sel mati yang jauh lebih sedikit di bagian tengahnya.
Selain itu, para peneliti juga mengamati perilaku yang menyerupai fungsi sawar darah-otak pelindung.
Temuan ini membuat penelitian tersebut sangat relevan untuk studi berbagai penyakit yang melibatkan otak.
Lomora mengatakan ketika proyek ini dimulai, literatur ilmiah menunjukkan bahwa organoid serebral yang ditumbuhkan di laboratorium umumnya hanya memiliki pembuluh darah yang bersifat superfisial.
Artinya, pembuluh darah tersebut tidak menembus hingga mencapai sel-sel yang lebih dalam di dalam organoid.
"Seiring waktu, sel-sel ini kekurangan oksigen dan nutrisi, lalu akhirnya mati," katanya.
Lomora menyebut gumpalan sel ini tidak sama dengan menumbuhkan otak manusia di laboratorium.
Namun, organoid tersebut bisa berfungsi sebagai model mini untuk memahami cara kerja otak. (*)
Tonton Video viral berikut:





