Fardhan Khan Soroti Masa Depan Konservasi Indonesia di Grand Final Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita
Grid.ID - Aktor sekaligus Direktur Operasional Jagat Satwa Nusantara, Fardhan Khan, turut hadir dalam acara Grand Final Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara (JSN) yang digelar pada Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong literasi ekologi dan kepedulian terhadap satwa sejak usia sekolah.

Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara menggabungkan pengetahuan tentang keanekaragaman hayati, ilmu pengetahuan alam, serta kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim. Para peserta ditantang untuk tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami keterkaitan ekosistem secara nyata.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini menjadi wadah interaksi antara sekolah, orang tua, dan lembaga konservasi. Hal tersebut sekaligus memperkuat peran pendidikan dalam membentuk generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Fardhan Khan menilai antusiasme para peserta sebagai gambaran masa depan konservasi Indonesia yang cukup cerah. Ia menyebut keterlibatan hampir seratus sekolah menjadi sinyal positif tumbuhnya kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

"Hari ini kita enggak hanya datang ke sebuah Grand Final, tapi kita melihat masa depan konservasi Indonesia yang cukup cerah. Kenapa? Kami melihat dari antusiasmenya. Antusiasme dari hampir 100 sekolah yang mendaftar di Jabodetabek," ujarnya.

Fardhan menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan semata. Menurutnya, ada tujuan yang jauh lebih besar di balik penyelenggaraan Cerdas Cermat Jagat Satwa Nusantara.

"Hari ini ini bukan hanya tentang lomba saja, tapi ada hal yang lebih besar di balik semua itu. Kami mewakili Jagat Satwa Nusantara, percaya bahwasanya konservasi itu enggak hanya muncul dari laboratorium," katanya.

Ia menambahkan bahwa kesadaran konservasi justru tumbuh dari lingkungan pendidikan dan rasa ingin tahu siswa. Ruang kelas dinilai sebagai fondasi utama lahirnya kepedulian terhadap alam.

"Konservasi itu enggak muncul dari kandang-kandang satwa kami yang kami punya, tapi muncul dari ruang-ruang kelas adik-adik semua, dan pastinya rasa penasaran tentang keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia," Tuturnya.

Fardhan juga menyinggung berbagai peristiwa bencana alam sebagai pengingat pentingnya kesadaran ekologis sejak dini. Ia berharap generasi peserta lomba kelak mampu menjadi pengambil kebijakan yang lebih bijak terhadap lingkungan.

"Memang dengan kejadian bencana alam di Sumatera gitu ya, di Aceh, itu menjadi eye-opener juga buat kita. Pengennya memang nanti kita berharap dari yang menang hari ini ataupun tidak menang, ini kan generasi-generasi mendatang, suatu hari adik-adik yang ada di sini yang dari 25 sekolah akan menjadi pembuat kebijakan," ungkapnya.

 

Ia menekankan pentingnya menanamkan kecerdasan ekologis sejak sekarang agar berdampak di masa depan. Menurutnya, langkah kecil hari ini dapat melahirkan kebijakan yang lebih baik di kemudian hari.

"Harapannya dengan kita meng-ignite mereka dari sekarang, kesadaran ekologisnya, kecerdasan ekologisnya meningkat, suatu hari mereka bisa membuat kebijakan-kebijakan yang lebih baik lagi dari yang sebelum-sebelumnya, tuturnya.

Sebagai penegasan tujuan program, Jagat Satwa Nusantara ingin membawa isu lingkungan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Kesadaran tersebut diharapkan tumbuh secara alami dan berkelanjutan.

“Melalui program ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa satwa dan lingkungan bukan sekadar materi pelajaran, tetapi bagian penting dari kehidupan sehari-hari yang harus dijaga bersama,” pungkasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KNKT Beri Kabar Terbaru Investigasi Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Singgung Mafia Peradilan, Anggota DPR Minta KY Siapkan Mekanisme Pengaduan Mudah Akses
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Rahasia Gelap di Balik Kenyalnya Siomay Berbahan Ikan Sapu-Sapu, Seberapa Berbahaya?
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Jelang Laga Kontra Chelsea, Antonio Conte Tetap Positif Meski Kans Napoli Lolos Kian Tipis
• 21 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.