Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Bahlil Lahadalia memastikan Adies Kadir sudah tidak lagi menjadi kader partai berlambang pohon beringin itu. Adies resmi mundur dari Golkar setelah disahkan sebagai calon tunggal hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang diusulkan DPR.
"Ya beberapa hari lalu suratnya nanti saya cek, yang jelas ketika beliau dipilih itu langsung prosesnya tidak lagi menjadi kader partai atau pengurus partai," kata Bahlil kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1).
Advertisement
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menambahkan, seorang hakim harus independen. Karena itulah, Adies mundur dari Golkar meski dia belum dilantik secara resmi.
"Proses beliau menjadi hakim MK, sebelum diputuskan itu sudah dilakukan pengunduran diri, baik dari kepengurusan maupun keanggotaan. Karena hakim itu harus independen, jadi kita waqafkan yang terbaik," jelasnya.
"Jadi beliau dari kader partai, anggota partai, struktur partai, sudah enggak sebelum ditetapkan," kata Bahlil menambahkan.
