Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sampai ini akan terus mengakselerasi penguatan sumber daya manusia (SDM) nasional melalui pengembangan Sekolah Garuda sebagai model pendidikan unggulan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, saat menerima kunjungan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, di kantor Kemdiktisaintek.
Ia mengatakan, jika program ini diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bermutu sekaligus menyiapkan talenta unggul dari berbagai daerah di Indonesia.
Tak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa Sekolah Garuda menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di sektor pendidikan. Dimana, program ini dikembangkan sebagai satuan pendidikan berstandar tinggi dengan pendekatan berjenjang, mulai dari pendidikan dasar hingga menengah.
“Sekolah Garuda merupakan bagian dari strategi pembangunan SDM nasional. Kami ingin memastikan anak-anak dari daerah mendapatkan akses pendidikan berkualitas, sehingga mampu tumbuh menjadi talenta unggul dan berkontribusi kembali bagi daerahnya,” ujar Brian pada Rabu, 28 Januari 2026.
Menurutnya, model pendidikan Sekolah Garuda menitikberatkan pada penguatan akademik, pembentukan karakter, serta kesiapan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, baik pendidikan vokasi maupun perguruan tinggi.
Dikesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyambut baik pengembangan Sekolah Garuda di wilayahnya.
Ia menilai, keberadaan sekolah unggulan tersebut dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM daerah secara berkelanjutan.
“Kita tidak bisa membangun SDM tanpa infrastruktur pendidikan yang memadai. Dengan hadirnya Sekolah Garuda, pembangunan sekolah-sekolah berkualitas di jenjang lain juga bisa kita dorong. Sulawesi Tenggara diarahkan menjadi provinsi dengan SDM unggul,” kata Andi.
Dalam implementasinya, pengembangan Sekolah Garuda dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut meliputi penyediaan infrastruktur pendidikan, dukungan sarana dan prasarana, serta penguatan tata kelola sekolah agar berjalan secara akuntabel dan berkelanjutan.
Kemdiktisaintek juga menaruh perhatian pada penyiapan tenaga pendidik. Rekrutmen dan peningkatan kapasitas guru menjadi bagian penting agar Sekolah Garuda didukung oleh pendidik yang memiliki kompetensi unggul serta komitmen kuat dalam mendampingi peserta didik, baik secara akademik maupun pengembangan potensi diri.
Selain sebagai satuan pendidikan, Sekolah Garuda dirancang terhubung dengan ekosistem pendidikan tinggi dan dunia kerja. Peserta didik berprestasi akan mendapatkan pembinaan lanjutan, termasuk akses beasiswa, sehingga dapat melanjutkan pendidikan dan berperan aktif dalam pembangunan daerah asal.
Melalui pengembangan Sekolah Garuda di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Tenggara, Kemdiktisaintek berharap dapat memperkuat pemerataan mutu pendidikan nasional.
Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berdampak nyata bagi masa depan bangsa.
Editor: Redaktur TVRINews





