tvOnenews.com - Matheus Cunha mungkin tidak selalu memulai laga sebagai starter, tetapi di bawah kendali Michael Carrick, penyerang asal Brasil itu telah melakukan segalanya dengan benar.
Dalam dua pertandingan besar yang menandai debut Carrick sebagai pelatih Manchester United, kemenangan 2-0 atas Manchester City dan drama 3-2 melawan Arsenal, nama Cunha justru menjadi penentu.
Kini, setelah kontribusi krusialnya, muncul satu pertanyaan besar: kapan Manchester United memberi penghargaan setimpal untuk pemain yang selalu siap berkorban ini?
Melansir dari Manchester Evening News, Carrick memang sempat mencadangkan Cunha di awal masa jabatannya.
Namun, pendekatan tersebut justru memunculkan versi terbaik dari sang penyerang. Meski harus memulai dari bangku cadangan, Cunha menjawabnya dengan performa penuh energi dan determinasi tinggi.
Dari Bangku Cadangan ke Penentu Kemenangan
Situasi Cunha dalam beberapa pekan terakhir terbilang unik. Untuk pertama kalinya sejak didatangkan dari Wolverhampton Wanderers pada musim panas, ia harus menerima kenyataan dicadangkan dalam dua laga Liga Inggris beruntun.
Frustrasi itu terlihat jelas, terutama saat selebrasinya di Emirates Stadium.
Setelah mencetak gol kemenangan melawan Arsenal, Cunha merayakan dengan penuh emosi bersama pendukung tim tamu, sebelum meluapkan amarahnya ke arah kamera. Itu menjadi simbol kekecewaan sekaligus pembuktian diri.
Sebelumnya, saat menghadapi Manchester City, Cunha masuk sebagai pemain pengganti pada 19 menit terakhir. Meski waktu bermain terbatas, kontribusinya sangat signifikan.
Pergerakan cerdasnya membuka ruang bagi Manchester United dan berujung pada gol Patrick Dorgu yang memastikan kemenangan 2-0.
Namun, performa tersebut belum cukup mengembalikannya ke starting XI saat melawan Arsenal. Carrick kembali memasukkannya di 21 menit terakhir dan sekali lagi, Cunha menjadi pembeda.
Tendangan melengkung spektakulernya ke sudut gawang David Raya mengantar MU meraih kemenangan dramatis 3-2.
- instagram manutd
Cunha, Supersub Ideal di Era Carrick
Gol ke gawang Arsenal membuat kontribusi Cunha musim ini semakin menonjol. Ia kini telah terlibat langsung dalam tujuh gol dari 22 pertandingan, sebuah catatan yang menegaskan efektivitasnya, meski sering berangkat dari bangku cadangan.



