Anggota Marinir Korban Longsor Bandung Barat Dimakamkan di Bandar Lampung

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bandar Lampung: Jenazah Pratu Marinir Febry Bramatio, anggota Batalyon 9 Marinir yang gugur akibat bencana tanah longsor di Bandung Barat, Jawa Barat, dimakamkan di Bandar Lampung, Lampung.

Jenazah Pratu Mar Febry Bramatio anggota Batalyon 9 Marinir yang gugur akibat bencana tanah longsor di Bandung Barat tiba di rumah duka di Jalan Samratulangi, Kelurahan Gedung Air, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Baca Juga :

Update SAR Longsor Cisarua, Dua Body Pack Ditemukan Hari Ini
Almarhum diantar menggunakan ambulans TNI AL dengan pengawalan ketat dari satuan tempatnya bertugas. Kedatangan jenazah juga disambut isak tangis keluarga, kerabat, serta rekan-rekan sesama prajurit yang sejak siang telah menunggu di rumah duka. Suasana haru menyelimuti prosesi penerimaan jenazah.

Setibanya di rumah duka, jenazah Pratu Mar Febry Bramatio langsung disalatkan. Keluarga dan sanak saudara diberikan kesempatan terakhir untuk memberikan penghormatan dan melepas kepergian almarhum sebelum diberangkatkan ke pemakaman.

Baca Juga :

Longsor Cisarua: 30 Korban Teridentifikasi
Prosesi pemakaman dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gang Jeruk, Kelurahan Gedung Air, Tanjungkarang Barat.

Almarhum dimakamkan secara militer dengan tembakan salvo sebagai bentuk penghormatan terakhir dari TNI AL atas jasa dan pengabdiannya.

Pratu Mar Febry Bramatio merupakan salah satu dari 23 anggota Marinir yang menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, serta Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Bencana tersebut terjadi pada Sabtu, 24 Januari, setelah hujan deras mengguyur kawasan itu selama berjam-jam hingga memicu runtuhan tanah.

Data sementara mencatat, empat anggota Marinir asal Provinsi Lampung telah ditemukan. Rinciannya, satu personel berasal dari Kabupaten Lampung Timur, dua dari Lampung Utara, dan satu dari Kota Bandar Lampung. (Andi Apriyadi)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BRI Super League: Cegah Pemalsuan, Panpel Persik Pakai Tiket Gelang untuk Laga Kontra Bali United
• 18 jam lalubola.com
thumb
Cuaca Tak Stabil, KM Sabuk Nusantara 43 Kembali Gagal Berlayar
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Mensesneg Prasetyo Hadi Respons Isu Reshuflle: Belum Ada Keputusan Resmi
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Perbedaan Karakter Pergerakan Emas di Sesi Asia, Eropa, dan Amerika
• 3 jam lalumediaapakabar.com
thumb
5 Makna Kue Keranjang Alias Nian Gao, Makanan Khas Imlek yang Punya Sejarah Panjang Sejak 2.500 Tahun Silam
• 11 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.