Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kecam aksi para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana. Tak main-main, Dedi mengaku akan memburu balik pelaku.
Seperti diketahui, baru-baru ini viral sebuah video berisi rekaman camera trap yang merekam seekor macan tutul berjalan pincang dengan luka di kaki kiri depan di Gunung Sanggabuana. Satwa yang dilindungi itu diduga menjadi korban tembakan pemburu.
Tak hanya itu, dalam rekaman itu, dua orang diduga pemburu nekat membawa senjata laras panjang dan senjata tajam. Adapun kejadian itu terjadi di kawasan hutan yang dapat diakses melalui Kampung Tipar dan Kampung Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang.
Mengetahui hal itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kecam para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana. Kecaman itu dilontarkan oleh Dedi di akun Instagram @dedimulyadi71 pada (27/01/2026).
Di unggahan itu, Dedi mengaku tak akan tinggal diam dengan kejadian tersebut. Ia bahkan mengancam akan menandai wajah para pelaku.
"Duhai para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana dan dimanapun, awas loh saya tandai kalian semua," ujarnya.
Tak hanya itu, Dedi juga tampak mengkritik aksi-aksi oknum yang membabat hutan, mengalihfungsikan lahan hingga memburu hewan-hewan yang dilindungi. Menurut Dedi, tindakan itu adalah sebuah tindakan yang kurang baik.
“Kita ini punya ragam perilaku. Ada yang membabat hutan, ada yang mengalihfungsikan lahan, dan ada juga yang berburu hewan-hewan dilindungi sampai kakinya pincang, tidak bisa mencari makan, dan akhirnya berujung pada kematian, itu lah yang dialami oleh macan tutul di Gunung Sanggabuana” ujar Dedi dalam video unggahannya.
Lebih lanjut, Dedi juga berterima kasih kepada Kapolda Jawa Barat dan jajaran yang bertugas. Ia salut dengan kinerja para aparat yang langsung mengamankan terduga pelaku perburuan tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolda Jawa Barat, Kapolres Karawang, dan jajaran Satreskrim Karawang yang telah mengamankan orang-orang yang diduga melakukan perburuan dan penembakan terhadap hewan dilindungi,” katanya.
Dedi Mulyadi kecam para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana, netizen langsung ramai memberi komentar. Banyak yang memuji kepedulian Dedi Mulyadi terhadap kasus tersebut.
Bahkan, artis Luna Maya juga turut bersuara. Ia meminta tolong pada Gubernur Jawa Barat tersebut untuk menangkap pelaku.
"Tolong tandai dan proses ya kalo sampe mereka memburu lagi," tulis Luna Maya.
"Mantap pak gub, hukum seberat beratnya tuman lahh ngaruksak pisan manusa th," tambah akun @sam***.
"Terima kasih ! Semoga di penjarakan lama dan penjualan bebas senapan angin segera di hentikan," tambah akun @jak***.
Seperti diketahui, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyebut pihak polisi telah menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam perburuan liar satwa yang dilindungi. Kelima orang itu adalah sosok yang terekam dalam video tersebut.
"Kami sesuai apa yang kami dapat informasinya, terus kami langsung lakukan penyelidikan-penyelidikan. Tadi malam sudah kami amankan lima orang," ujar Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1/2026) dilansir Kompas.com.
"Kami proseslah. Kami kenakan undang-undang lingkungan hidup dan sebagainya,” kata Rudi.
Berdasarkan hasil awal penyelidikan, kondisi luka pada satwa tersebut diduga akibat tembakan pemburu. Ia menegaskan perlindungan ekosistem dan satwa dilindungi harus menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang.
"Yang penting adalah ke depannya bagaimana ini tetap terlestari, terjaga, dan tidak ada lagi yang mengganggu ekosistem," ucap Rudi. (*)
Artikel Asli


