TANGERANG, KOMPAS.com - Stasiun Jatake, Kabupaten Tangerang, pertama kali beroperasi hari ini, Rabu (28/1/2026).
Meski kereta rel listrik (KRL) sudah berhenti dan melayani naik-turun penumpang, nama Stasiun Jatake belum tercantum dalam daftar peta perjalanan Green Line.
Hal itu terlihat saat Kompas.com ingin mendatangi Stasiun Jatake dengan menggunakan KRL.
Baca juga: Stasiun Jatake Tangerang Diresmikan 28 Januari, Langsung Beroperasi
Berangkat dari Stasiun Sudimara pukul 19.15 WIB, perjalan menuju Stasiun Jatake dari lokasi tersebut membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Sepanjang perjalanan Kompas.com menuju Stasiun Jatake, terdapat empat stasiun yang dilewati, yakni Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, dan Cicayur.
Setelah melewati empat stasiun itu, penumpang bisa langsung menikmati pemandangan stasiun baru milik warga Tangerang, yaitu Stasiun Jatake.
Namun, saat melihat peta jaringan KRL Commuter Line Jabodetabek yang berada di gerbong kereta, tak terlihat nama Stasiun Jatake.
Salah satu yang menyadari hal tersebut adalah Erun (30), warga Kabupaten Tangerang yang biasa naik KRL dari Stasiun Maja.
"Belum ada, baru lewat pengumuman aja. Di peta perjalanannya belum ada nama Stasiun Jatake," ujar Erun saat ditemui Kompas.com, Rabu.
Saat pertama kali mendengar nama Stasiun Jatake, ia sempat terkejut.
Baca juga: Melihat Stasiun Jatake, Akses Baru Warga BSD Menuju Jakarta
Pasalnya, selama ini kereta yang melintas di jalur tersebut tidak pernah berhenti dan langsung melaju menuju stasiun berikutnya.
Hal ini tentunya membuat jalur Greenline jadi sedikit lebih lama karena harus berhenti di satu stasiun lagi.
"Pertama kali saya dengar pengumumannya saya kaget. Dalam pikiran saya tuh pasti molor (waktunya) tiga sampai lima menit. Soalnya kan biasanya itu enggak pernah berhenti di sini, langsung lewat aja," kata dia.
Arus penumpang di hari pertama operasional Stasiun Jatake masih relatif lengang.