Purbaya: Kondisi Ekonomi Nasional Tidak Melulu Dipengaruhi Kondisi Global

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tidak bisa terus-menerus disalahkan pada faktor global. Menurutnya, sebagian besar kekuatan ekonomi nasional bertumpu pada pasar domestik.

Hal itu disampaikan dalam Indonesia Fiscal Forum 2026 di Jakarta pada Selasa, 27 Januari 2026, pagi. Dalam pemaparannya, Menteri Keuangan menyebut gejolak ekonomi global saat ini relatif terkendali. Namun, selama ini narasi perlambatan global kerap dijadikan alasan atas melemahnya ekonomi dalam negeri.

Padahal menurut Menkeu hampir 99 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi dan aktivitas domestik. Pemerintah pun optimistis selama fondasi dalam negeri dijaga, pertumbuhan ekonomi nasional akan tetap kuat.

“Global gonjang-ganjing, kita bagus. Globalnya hancur kita bagus gitu kira-kira. Karena ketidakpastian di ekonomi selalu ada. Padahal globalnya enggak jelek-jelek amat,” kata dia dikutip dari Newsline Bisnis, Metro TV, Rabu, 28 Januari 2026.
 

Baca Juga :

Efisiensi Besar-Besaran, UPS Pangkas 30 Ribu Karyawan


“Kalau anda lihat ya, surplus tenang neraca perdagangan yang gambar ini itu kan USD46 miliar dolar tumbuhnya 46,8 persen dari Januari-Desember 2025 dibanding tahun sebelumnya. Kenapa enggak ada yang bilang global ekonominya bagus sekali sehingga surplus kita tunggunya hampir 50 persen? Enggak ada kan?” tambahnya.

Menurutnya ketidakpastian global tidak selalu membawa dampak buruk dalam ekonomi.

“Jadi mereka anggap ketidakpastian global sebagai suatu yang jelek sekali. Padahal enggak. Kalau ini diakuin saja. Mudah-mudahan setiap tahun ada gencatan yang parah sehingga ekspor kita tumbuh tumbuh kencang. Jadi jangan nakut-nakuti orang terus!” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sabrina Chairunnisa Sentil Netizen Soal Kematian Lula Lahfah: Berhenti Jadi Malaikat Pencatat Dosa!
• 18 jam lalugrid.id
thumb
IHSG Hari Ini Berpotensi Lanjut Menguat ke Area 8.992-9.018, Simak Analisa 4 Saham Berikut
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Sederet Strategi DJP Kejar Lonjakan Setoran Pajak 2026
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Bandara Ngurah Rai Perketat Pengawasan Penumpang Antisipasi Virus Nipah
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komisi VIII ke Menag: Masih Ada Guru Madrasah Terima Upah Rp 50 Ribu Sebulan
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.