Kritik Hikmahanto hingga Dino Patti Djalal soal Dewan Perdamaian Trump

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk ikut iuran sukarela untuk Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS, Donald Trump.

Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono saat dijumpai di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

"Presiden memutuskan untuk ikut berpartisipasi," ujarnya.

Sugiono menjelaskan, yang menjadi dasar keputusan tersebut adalah tujuan dari BOP, yakni melakukan rekonstruksi kembali Gaza untuk Palestina.

Sebab itu, iuran yang disebut bersifat sukarela akan mendanai secara penuh rekonstruksi Gaza.

"Terus rekonstruksi siapa yang bayar? Kan seperti itu. Uangnya dari mana? Dananya dari mana? Kan seperti itu. Oleh karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ yang tentu saja ada keuntungan lain yaitu merupakan anggota tetap," katanya.

Baca juga: Indonesia Ikut Iuran Dewan Perdamaian Bentukan Trump, Apa Tujuannya?

Namun tepatkah langkah tersebut ditumpukan pada Board of Peace dengan pemimpin seorang Donald Trump.

Beberapa kritik sebenarnya sudah datang sejak Indonesia memutuskan menjadi anggota Board of Peace pada 22 Januari 2026.

Di luar iuran sukarela, ada syarat lain yakni biaya pembayaran senilai 1 miliar dolar AS agar suatu negara menjadi anggota tetap.

Jika dirupiahkan dengan kurs saat ini, uang 1 miliar dolar kira-kira setara dengan Rp 16 triliun.

Baca juga: Menlu Sebut Uang Iuran Anggota Dewan Perdamaian untuk Rekonstruksi Palestina

Kritik Profesor Hikmahanto

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Profesor Hikmahanto Juwana menilai, apa yang telah diputuskan Prabowo dalam BoP tidak terlepas dari langkah politik Donald Trump.

Dia mengatakan, Indonesia tidak punya pilihan selain bergabung, karena Trump punya ancaman besar tarif resiprokal jika Indonesia tidak menuruti keinginan Trump.

"Ini karena ada preseden di mana Presiden Perancis nyatakan tidak akan bergabung, dan Trump mengancam akan mengenakan tarif 200 persen," kata Hikmahanto.

Dia juga menyebut, negara yang diundang Trump dipaksa membayar 1 miliar dollar AS untuk bergabung menjadi anggota tetap.

ANTARA/Pradita Kurniawan Syah Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Hikmahanto menilai, jumlah ini sangat besar, terlebih Indonesia mungkin tidak bisa memiliki suara yang berdampak untuk menghentikan kekerasan Israel di Gaza.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Usut Kasus Bupati Pati, KPK Panggil Kepala Dinas hingga 5 Kepala Desa
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Pelantikan Pengurus DPW dan DPD, Gandi Rusdi Akan Bawa PSI Jadi Pemenang di Sulsel
• 9 jam laluterkini.id
thumb
Profil Budi Djiwandono Keponakan Prabowo, Wakil Ketua Komisi I DPR yang Diisukan Jadi Menlu
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Luka Hati Sudrajat Penjual Es Kue Jadul yang Sulit Terobati
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Hingga 28 Januari 2026, Pelaporan SPT Tahunan via Coretax Capai 867 Ribu
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.