Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 11 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir pada Rabu petang, 28 Januari 2026. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya debit air di Sungai Ciliwung akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota dan sekitarnya sejak pagi hari.
"Penyebabnya diakibatkan meluapnya Sungai Ciliwung," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 28 Januari 2026.
Baca Juga :
Selesaikan Secara Kekeluargaan, Kodim Jakpus Klarifikasi Insiden Penjual Es
Yohan memaparkan bahwa genangan air di sejumlah titik tersebut memiliki ketinggian bervariasi, mulai dari 30 hingga 80 sentimeter. Kenaikan status waspada pada sejumlah pintu air menjadi indikator awal terjadinya banjir kiriman maupun lokal di titik-titik rawan tersebut.
"Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan terjadinya kenaikan Bendung Katulampa Waspada/Siaga 3 pada pukul 06.00 WIB, disusul Pos Sunter Hulu Siaga 3 pada jam yang sama, dan Pos Pesanggrahan Siaga 3 pada pukul 17.00 WIB," jelas Yohan.
BPBD DKI Jakarta telah menyiagakan personel untuk memantau situasi secara berkala di lokasi terdampak. Tim gabungan dari berbagai lintas dinas juga telah dikerahkan ke lapangan untuk mempercepat proses surutnya air melalui upaya penyedotan massal.
Ilustrasi banjir di Jakarta. Foto: Metro TV/Yurike Budiman.
"BPBD mengerahkan personel untuk memonitor kondisi banjir dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan. Kami juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," ujar Yohan.
Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan. BPBD DKI Jakarta meminta warga segera melaporkan kondisi darurat melalui layanan Jakarta Siaga 112 jika membutuhkan bantuan evakuasi atau penanganan medis.
Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Selatan terdapat tiga RT:
Kelurahan Pejaten Timur: Tiga RT
Ketinggian air : 30 cm
Jakarta Timur terdapat 8 RT :
Kelurahan Bidara Cina: Empat RT
Kelurahan Kampung Melayu: Empat RT
Ketinggian air: 30-80 cm.



