Newcastle Tak Gentar Hadapi PSG, Riwayat Head to Head Apik Jadi Bekal Semangat

bisnis.com
20 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Newcastle United tak gentar bertamu ke Stadion Parc des Princes untuk melawan juara Liga Champions UEFA (UCL) musim lalu, Paris Saint-Germain (PSG). 

Pasalnya, Manajer Newcastle Eddie Howe berpengalaman membawa anak asuhnya bertandang ke kandang Les Parisiens tiga tahun lalu. Bahkan, pasukan The Toon unggul terlebih dahulu sebelum penalti Kylian Mbappe di injury time membuat hasil akhir imbang 1–1. 

"Memori kami bertamu ke stadion itu adalah malam yang baik, salah satu ujian bagi pengembangan tim kami waktu itu," ungkapnya dalam siaran resmi di laman Newcastle United, Rabu (28/1/2026).

Terlebih, saat itu PSG diunggulkan karena sudah punya skuad bertabur bintang. Selain Mbappe, ada Ousmane Dembele, superstar bek kanan Achraf Hakimi, hingga geladang kreatif Vitinha.

Newcastle pun masih dihiasi nama-nama serupa sekaliber Anthony Gordon, Joelinton, dan Bruno Guimaraes. Bedanya, lini depan masih ditenagai Alexander Isak.

"Waktu itu kami bertahan untuk terus unggul dalam waktu yang cukup lama. Saya secara umum sangat bangga dengan performa kami saat itu. Jadi laga ini akan menjadi ujian untuk menjawab beberapa pertanyaan, apakah kami bisa efektif di berbagai tempat," tambahnya.

Baca Juga

  • PSG Tak Mau Anggap Remeh Newcastle, Tembus 8 Besar Jadi Taruhan
  • Prediksi Manchester United vs Newcastle United, Head to Head dan Susunan Pemain
  • Bekuk Newcastle United, Manchester City Selangkah Lagi ke Final Carabao Cup

Pertandingan itu merupakan laga lanjutan UCL fase grup, di mana keduanya sama-sama berada di grup F. Bahkan, saat berlaga di St. James Park, anak asuh Howe memberikan kejutan karena menang 4–1 melawan PSG.

Terkini, Les Parisiens dan The Toon kembali bersilang nasib, sebab masih sama-sama mengantongi 13 poin dalam fase grup UCL, bahkan bertetangga di peringkat ke-6 dan ke-7 klasemen sementara. 

Alhasil, laga ini merupakan pertaruhan posisi 8 besar buat keduanya, sebab siapa pun yang kalah berpotensi disalip oleh tim kuat lain yang saat ini mengumpulkan 13 poin, antara lain Chelsea, Barcelona, Manchester City, dan Atletico Madrid. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jelang Harlah NU, PBNU Jadwalkan Pleno Pemulihan Jabatan Gus Yahya
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Detik-Detik Jelang Pengumuman, The Fed Diyakini Tahan Suku Bunga
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kemendag Targetkan Harga Minyakita Sesuai HET Rp15.700 pada Februari 2026
• 3 jam lalumatamata.com
thumb
Arsenal Resmi Lulus Fase Liga Tanpa Cacat, Meriam London Kembali Meledak Usai Digebuk Manchester United
• 2 jam lalumerahputih.com
thumb
Thailand Masters: Tak Sampai 30 Menit, Leo/Bagas Hajar Wakil Tuan Rumah
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.