Kemendag Targetkan Harga Minyakita Sesuai HET Rp15.700 pada Februari 2026

matamata.com
2 jam lalu
Cover Berita

Matamata.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memproyeksikan harga minyak goreng rakyat (Minyakita) akan kembali stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pada Februari 2026. Optimisme ini muncul seiring dengan tren penurunan harga dan optimalisasi distribusi ke pasar-pasar rakyat.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menjelaskan bahwa penurunan harga terjadi setelah pemerintah memperkuat kewajiban distribusi produsen melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2026.

"Sesuai Permendag 43, produsen wajib mendistribusikan minimal 35 persen produksinya kepada Bulog dan ID FOOD. Kami cukup yakin target tercapai karena tren penurunan harga sudah mulai terlihat," ujar Iqbal di Jakarta, Kamis (29/1).

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), rata-rata nasional harga Minyakita pekan lalu berada di angka Rp16.800 per liter. Pekan ini, harga tersebut telah melandai ke kisaran Rp16.500 per liter.

Meskipun masih di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter, Iqbal optimistis kelancaran distribusi dari BUMN Pangan akan terus menekan harga di lapangan hingga akhir bulan ini.

Stok Aman Menjelang Ramadan Iqbal menegaskan bahwa Minyakita merupakan segmen khusus untuk menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah serta pelaku usaha mikro di sektor kuliner. Dengan konsumsi minyak goreng nasional yang mencapai 250 ribu ton per bulan, pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan stok antara Minyakita, minyak goreng premium, dan second brand.

"Jika distribusi sudah optimal, kami harapkan akhir bulan ini atau memasuki Februari, harga sudah sesuai kesepakatan HET Rp15.700," jelasnya.

Penguatan distribusi dan pengawasan ini juga menjadi langkah preventif pemerintah guna menjaga stabilitas harga menjelang momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026. (Antara)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ammar Zoni Bersaksi Soal Adanya Aksi Pemalakan di Lapas, Yusril: Kami Cross-Check
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Penjelasan KAI soal Penumpukan Penumpang di Stasiun Tanah Abang saat Jam Pulang Kerja Hari Ini
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Trump Kirim Armada Besar ke Iran, Desak Negosiasi dan Peringatkan Serangan Lebih Buruk
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Arsenal Resmi Lulus Fase Liga Tanpa Cacat, Meriam London Kembali Meledak Usai Digebuk Manchester United
• 1 jam lalumerahputih.com
thumb
Bhumi Visatanda Bakal Hidupkan Kembali Hotel Desa Wisata di TMII
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.