Kanada: Amerika Serikat (AS) Sudah Tak Lagi Normal

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hubungan Kanada-Amerika Serikat (AS) mulai retak menyusul ancaman tarif yang dilayangkan oleh Washinton ke Ottawa.

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney menegaskan bahwa kondisi politik dan kebijakan tetangganya itu saat ini sudah jauh dari kata normal. Ia menyebut dunia harus menerima berakhirnya tatanan global berbasis aturan yang sebelumnya dipimpin oleh Washington.

Baca Juga: Sanae Takaichi: Hubungan Jepang-Amerika Serikat (AS) Bisa Runtuh Gegara Konflik Taiwan

“Dunia telah berubah, Washington telah berubah. Hampir tidak ada yang normal sekarang di Amerika Serikat. Itu kenyataannya,” kata Carney, dilansir dari Reuters, Kamis (29/1).

Ia menegaskan kembali sikap yang disampaikannya dalam pidato di Forum Ekonomi Dunia. Ia mengatakan bahwa negara-negara dunia harus bersiap dengan ketidakpastian dari AS. 

“Untuk memperjelas, dan ini juga saya sampaikan ke Trump. Saya benar-benar bermaksud dengan apa yang saya katakan di Davos,” ujar Carney.

Carney juga menegaskan bahwa pihaknya tengah mendorong diversifikasi perdagangan menjauh dari Amerika Serikat. Ia juga akan merespons ancaman tarif dengan memperluas kemitraan global serta memperkuat ekonomi domestik.

“Saya katakan kepadanya bahwa kami menanggapi tarif dengan membangun kemitraan di luar negeri dan membangun kekuatan di dalam negeri, serta tetap siap membangun hubungan baru melalui U.S.-Mexico-Canada Agreement (USMCA). Dia memahami hal itu,” kata Carney.

Carney juga mengungkapkan bahwa peninjauan resmi terhadap perjanjian dari USMCA. Hal itu akan dimulai dalam beberapa minggu ke depan, meski ia tidak merinci proses tersebut.

Sebelumnya, Trump juga menyatakan bahwa pihaknya tidak membutuhkan perjanjian dari USMCA. Ia juga bereaksi keras terhadap negaranya itu dengan mengatakan bahwa mereka hanya ada karena dukungan dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Ditinggal Amerika Serikat (AS), China Siap Urus Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Ketegangan Kanada-Amerika Serikat (AS) sendiri meningkat setelah dirinya mengancam akan mengenakan tarif seratus persen terhadap impor dari negara tetangganya itu, jika mereka menandatangani perjanjian perdagangan dengan China.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
6 Risiko Menjemur Pakaian di Dalam Rumah
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menguak Fenomena Poligami Kerja: Ketika Karyawan Punya Lebih dari Satu Pekerjaan, Lagi Marak di Inggris!
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Thomas Djiwandono Bantah Isu Disiapkan Jadi Gubernur BI
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pusat Kesehatan Partai Perindo Hadir di Sumba Barat Daya, Aksi Nyata Kolaborasi Bersama Pemda
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Telepon Darurat dari Teheran, Armada AS Sudah Siap: Apakah Perang AS–Iran Tinggal Hitungan Jam?
• 12 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.