Jelang Keputusan The Fed, Harga Bitcoin (BTC) Mencoba Naik ke US$90.000

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bitcoin (BTC) perlahan berusaha kembali menuju level stabil ke US$90.000 di Rabu (28/1). Hal ini terjadi seiring menguatnya pasar global dan melemahnya dolar menjelang keputusan kebijakan moneter dari Federal Reserve (The Fed).

Dilansir dari Coinmarketcap, harga bitcoin diperdagangkan dalam area sekitar US$88.800. Ia sempat berupaya naik, namun tetap mencerminkan pergerakan yang lebih tenang setelah volatilitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Alasan Bitcoin (BTC) Kalah Pamor Sama Emas, Analis: Kripto Permainan Anak Muda

Nada yang lebih stabil dalam pasar kripto sejalan dengan kondisi global. Pasar saham dunia melanjutkan penguatan, dengan saham teknologi tetap didukung optimisme terhadap belanja kecerdasan buatan (AI) serta agenda laporan keuangan emiten megakap yang padat pekan ini.

Dari Amerika Serikat (AS), dolar juga bergerak relatif stabil setelah sebelumnya tertekan. Investor menilai sinyal dari pemerintah menunjukkan kekhawatiran yang lebih kecil terhadap pelemahan mata uang tersebut. Dolar yang lebih lemah telah mendorong reli kuat pada emas dan perak, meskipun kripto sejauh ini masih tertinggal dari tren tersebut.

“Indeks dolar turun ke level terlemah dalam hampir empat tahun, menurunkan biaya peluang untuk memegang aset berisiko dan mendukung pemulihan bitcoin dari bawah US$88.000,” kata Analis CoinSwitch.

Menurut mereka, tekanan penurunan mereda setelah bitcoin mampu bertahan dalam zona US$86.000-US$87.000. Kondisi tersebut membantu mengurangi kelebihan leverage dan menstabilkan struktur pasar jangka pendek.

Pelaku pasar kini mencermati keputusan dari The Fed. Mereka optimistis bank sentral itu akan menahan suku bunga dan memperkuat minat terhadap aset berisiko atau justru memicu penyesuaian baru melalui panduan kebijakan terkait inflasi dan arah suku bunga ke depan.

Di sisi lain, laporan keuangan perusahaan teknologi besar diperkirakan akan menguji ketahanan reli saham, yang dalam beberapa bulan terakhir telah menarik aliran dana keluar dari pasar kripto.

Baca Juga: 2.932 Bitcoin (BTC) Diborong Strategy (MSTR), Pakai Harga Diskon!

Untuk sementara, bitcoin terlihat bergerak dalam kisaran sempit dan lebih menunjukkan stabilisasi dibandingkan dorongan momentum, di tengah padatnya agenda kebijakan makro dan rilis data penting global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prediksi Benfica vs Real Madrid 29 Januari 2026, Ajang Tebar Pesona Jose Mourinho di Depan Florentino Perez
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Dokter Bantah GERD Sebabkan Gangguan Jantung, Warganet: Belajar Lagi, Dok!
• 12 jam lalugenpi.co
thumb
Ketua DPRD DKI tak Mau Gegabah Desak Jakarta Lepas Saham Bir
• 8 jam lalumerahputih.com
thumb
Wagub Banten Siap Mediasi Konflik Wali Kota Serang dengan Wartawan
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Resmi! Anggota Exco Federasi Sepakbola Malaysia Mundur Massal
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.