Korban Perang Rusia-Ukraina Dilaporkan Segera Mencapai Dua Juta Jiwa

kompas.tv
14 jam lalu
Cover Berita
Dalam foto yang dibagikan Dinas Kegawatdaruratan Ukraina ini, petugas sedang memadamkan api akibat serangan udara Rusai di wilayah Kiev, Ukraina, Selasa (13/1/2026). (Sumber: Dinas Kegawatdaruratan Ukraina via AP)

KIEV, KOMPAS.TV — Sebuah laporan yang dirilis Selasa (27/1/2026) memperingatkan bahwa jumlah tentara yang tewas, terluka, atau hilang dalam perang Rusia-Ukraina dapat mencapai 2 juta orang pada musim semi mendatang. Rusia dilaporkan mengalami jumlah kematian pasukan terbesar yang pernah tercatat sejak Perang Dunia II.

Laporan dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang berbasis di Amerika Serikat ini muncul kurang dari sebulan sebelum peringatan empat tahun invasi skala penuh Moskow ke Ukraina pada 24 Februari.

Laporan CSIS, menyatakan bahwa Rusia mengalami 1,2 juta korban, di antaranya adalah sekitar 325.000 kematian tentara, yang terjadi antara Februari 2022 dan Desember 2025.

“Meskipun ada klaim momentum di medan perang di Ukraina, data menunjukkan bahwa Rusia membayar harga yang luar biasa untuk keuntungan yang minimal dan sedang mengalami penurunan sebagai kekuatan besar,” kata laporan itu seperti dikutip dari The Associated Press.

“Tidak ada kekuatan besar yang mengalami jumlah korban jiwa atau kematian sebanyak ini dalam perang apa pun sejak Perang Dunia II,” tambahnya.

Baca Juga: Ukraina, Rusia, dan AS Akan Bahas Konsesi Wilayah, Donbas Jadi Isu Paling Sensitif

Laporan tersebut memperkirakan bahwa Ukraina, dengan tentara dan populasi yang lebih kecil, telah mengalami antara 500.000 hingga 600.000 korban dari pihak militer, termasuk hingga 140.000 kematian.

Baik Moskow maupun Kiev tidak memberikan data tepat waktu tentang kerugian militer, dan masing-masing pihak berusaha untuk memperbesar jumlah korban jiwa pihak lain.

Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Rabu (28/1/2026) bahwa penelitian tersebut tidak dapat dianggap sebagai informasi yang dapat diandalkan dan bahwa hanya Kementerian Pertahanan Rusia yang berwenang untuk memberikan informasi tentang kerugian yang dialami militer mereka.

Pernyataan terakhir kementerian tentang kematian di medan perang adalah pada September 2022, ketika dikatakan bahwa hampir 6.000 tentara Rusia telah tewas. Kementerian Pertahanan Rusia belum merilis angka terbaru sejak saat itu.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : The Associated Press

Tag
  • perang Rusia-ukraina
  • jumlah korban perang
  • CSIS
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pasar Masih Dibayangi Sentimen MSCI, Analis Cermati Saham ANTM-ESSA 
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Miris! Ada 554 Ribu Hektare Lahan Sawah Beralih Fungsi dalam Lima Tahun, Prabowo Panggil Nusron Wahid
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Minta Kendalikan Alih Fungsi Sawah Demi Ketahanan Pangan
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
PUI: Penguatan Polri Lebih Mendesak ketimbang Perubahan Struktur
• 15 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.