REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu malam. Dalam pertemuan ini, ia meminta agar pengelolaan sektor mineral dan batu bara (minerba) dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan negara.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Presiden menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berorientasi pada kepentingan negara. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan penerimaan negara secara optimal.
"Bagaimana kita bisa memediasi agar pengelolaan sumber daya alam itu betul-betul berorientasi pada penghasilan negara yang lebih baik, tapi juga harus bijak dengan pengusaha," kata Bahlil saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu malam.
Presiden juga menekankan bahwa pengelolaan SDA harus memperhatikan keberlanjutan dunia usaha. Dalam arahannya, Presiden meminta Kementerian ESDM untuk merumuskan kebijakan yang tepat demi kepentingan nasional yang lebih besar.
Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan SDA yang sesuai dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang mengatur bahwa pengelolaan negara harus berorientasi pada kemakmuran rakyat. Pemerintah juga terus melakukan kajian dan pembahasan guna memastikan pengelolaan SDA berjalan seimbang antara kepentingan negara, dunia usaha, dan kesejahteraan masyarakat.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.