Wall Street Menguat, Didorong Keputusan The Fed hingga Saham Teknologi

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Indeks saham utama Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup menguat pada perdagangan Rabu (28/1). Kenaikan Nasdaq didorong oleh saham-saham chip, sementara S&P 500 ditutup hampir tidak berubah, karena reaksi investor cenderung tenang setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga.

Dilansir Reuters, Kamis (29/1), indeks Dow Jones Industrial Average (2) naik 12,19 poin atau 0,02 persen menjadi 49,015,60; indeks S&P 500 (SPX) turun 0,57 poin atau 0,01 persen menjadi 6.978,03; dan Nasdaq Composite (IXIC) naik 40,35 poin atau 0,17 persen menjadi 23.857,45,

Inflasi yang masih tinggi di samping pertumbuhan ekonomi yang solid sebagai alasan The Fed mempertahankan suku bunga acuan. Bank sentral AS itu mengatakan, pasar tenaga kerja telah menunjukkan beberapa tanda perbaikan.

Suku bunga Fed saat ini masih di level 3,5 persen hingga 3,75 persen. Namun, para investor memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga pada Juni 2026.

Dalam konferensi pers, Ketua Fed Jerome Powell berhati-hati untuk tidak mengomentari keputusan suku bunga berikutnya, dengan mengatakan Fed akan bergantung pada data. Namun, dia membahas risiko kenaikan inflasi dan risiko penurunan lapangan kerja telah berkurang.

Indeks acuan S&P 500 sempat menembus angka 7.000 poin untuk pertama kalinya di awal hari, tetapi tidak mampu mempertahankan kenaikannya.

Di antara sebelas sektor utama S&P 500, sektor yang mengalami penurunan terbesar adalah real estat (SPLRCR), barang konsumsi pokok (SPLRCS), dan layanan kesehatan (SPXHC). Sementara kenaikan kinerja terbesar terjadi di sektor energi (SPNY) dan teknologi (SPLRCT).

Kontribusi indeks terbesar dari sektor teknologi berasal dari saham-saham chip, yang laporan pendapatannya menjadi fokus perhatian. Antara lain Nvidia (NVDA.OL) yang naik 1,6 persen, diikuti oleh Micron (MUQ) yang naik 6 persen, dan Intel (INTCO) yang melonjak 11 persen.

Saham Meta (META.O) dan Tesla (TSLA.O) masing-masing naik hampir 4 persen dan 3 persen pada penutupan perdagangan.

Volume transaksi di bursa saham AS mencapai 19,03 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 20 hari sebesar 18,29 miliar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
IPK Tinggi Penting, tapi Itu Belum Cukup!
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Trump Bilang Armada Militer Lainnya sedang Berlayar Menuju Iran
• 23 jam laludetik.com
thumb
Serba-Serbi Rapat KPK di Komisi III: Curhat KPK hingga Permintaan DPR
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Bentuk “Mesin Tempur” Energi Nasional, Bahlil Pimpin DEN dengan Deretan Menteri Kunci
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Begini Kegiatan UT Makassar Gelar Peringatan Isra Mikraj
• 18 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.