Pintu Air Pulogadung Naik ke Siaga 3, Warga Bantaran Sungai Diimbau Waspada

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini kepada warga bantaran sungai menyusul kenaikan status Pintu Air Pulogadung menjadi waspada atau siaga 3, Kamis (29/1/2026) pagi.

Dikutip dari X resmi @BPBDJakarta, informasi tersebut disampaikan melalui sistem Disaster Early Warning System (DEWS) pada pukul 07.00 WIB.

Kenaikan tinggi muka air terjadi seiring intensitas hujan yang mengguyur wilayah hulu.

Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, tinggi muka air (TMA) di Pintu Air Pulogadung mengalami kenaikan dalam kurun waktu satu jam.

Baca juga: Banjir 30 Cm dan Truk Pecah Ban Ganggu Lalu Lintas Jakarta Pagi Ini

Pada pukul 06.00 WIB, TMA tercatat berada di angka 500 sentimeter dengan status normal atau siaga 4.

Namun, satu jam kemudian, ketinggian air naik menjadi 560 sentimeter dan masuk status waspada atau siaga 3.

BPBD DKI Jakarta menyebut sejumlah wilayah berpotensi terdampak luapan sungai akibat kenaikan tersebut.

Wilayah yang masuk dalam daftar antisipasi antara lain Pulo Gadung, Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading Barat, Kebon Bawang, Sungai Bambu, dan Sumur Batu.

Dalam video yang diunggah di akun X @BPBDJakarta, petugas BPBD terlihat menyampaikan peringatan langsung kepada warga menggunakan pengeras suara.

Baca juga: Titik Banjir di Jakarta Makin Banyak, 18 RT Tergenang akibat Luapan Kali Ciliwung

Imbauan tersebut ditujukan khusus bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai.

“Selamat pagi, kami Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menginformasikan bahwa pada pukul 07.00 WIB ini, ketinggian air Pulogadung, 560 sentimeter, dengan status siaga tiga. Diimbau kepada warga bantaran sungai, agar waspada dan berhati-hati terhadap bahaya banjir,” demikian informasi yang disampaikan melalui pengeras suara.

BPBD DKI Jakarta menyatakan telah melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Upaya tersebut antara lain penyebaran informasi melalui media sosial serta pemberitahuan langsung kepada camat dan lurah di wilayah berpotensi terdampak.

Selain itu, warga diminta untuk terus memantau perkembangan kondisi ketinggian air dan bersiap melakukan langkah evakuasi apabila situasi memburuk.

Baca juga: Kebon Pala Jaktim Banjir Lagi, Air Kali Ciliwung Meluap 90 Sentimeter

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112 apabila terjadi kondisi darurat.

BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir di sepanjang aliran sungai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Malaysia Kasih Rp 17 Juta Bagi Warga yang Pensiunkan Mobil Tua
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Soal Isu Penyebab Kematian Selebgram Lula, Polisi Minta Jangan Asal Tuding
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Petugas Lapas Kelas I Surabaya Gagalkan Penyelundupan Dua Handphone oleh Pengunjung
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Wow! Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Jadi Rp3.168.000 per Gram
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pesawat Pribadi Jatuh di India Barat, Wakil Kepala Menteri Jadi Korban Tewas
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.