Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Sumbar
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan Inpres Jalan Daerah (IJD) Payakumbuh–Sitangkai, Rabu (28/1/2026). Peninjauan dilakukan bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, usai mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Agam hingga Limapuluh Kota.
Program IJD merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah untuk mendukung swasembada pangan dan energi. Kebijakan itu menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat infrastruktur strategis di daerah.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa penanganan ruas IJD Payakumbuh–Sitangkai merupakan tindak lanjut langsung arahan Presiden.
“IJD ini memang instruksi langsung dari Pak Presiden Prabowo. Hampir 6 kilometer kita bangun dengan beton. Sisanya menggunakan aspal karena di kawasan ini banyak galian C, sehingga beton lebih tahan lama,” ujar Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip, Kamis (29/1/2026).
Ia menegaskan bahwa sekitar 2,9 kilometer telah rampung ditangani, sementara sisa ruas akan dikerjakan secara bertahap pada 2026.
“Untuk ruas menuju Batusangkar yang sekitar 25 kilometer, insyaallah bisa kita mulai pertengahan tahun ini,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi langkah Kementerian PU yang telah mengalokasikan sekitar Rp75 miliar untuk pembangunan IJD Payakumbuh–Sitangkai.
“Kita bersyukur Pemerintah Pusat memberi perhatian besar untuk Sumbar. Ada 2,9 km yang dibangun dengan aspal dan 5,8 km dengan beton. Mudah-mudahan 25 km lanjutan menuju Batusangkar segera dimulai,” kata Andre.
Ia juga menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah menjaga kualitas jalan yang sudah dibangun.
“Jangan sampai jalan yang baru diperbaiki rusak dalam satu-dua tahun. Pemda harus menjaga, terutama soal truk angkutan material,” tegasnya.
Editor: Redaksi TVRINews





