Salah satu alasan motor bebek masih eksis karena dianggap lebih hemat dalam konsumsi bahan bakar. Hal ini bukan tanpa alasan, faktanya motor bebek memang lebih efisien dari sisi konsumsi bahan bakar dibandingkan motor matic.
Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah karakter mesin yang sederhana dan bobot yang relatif ringan membuat konsumsi BBM motor bebek cenderung lebih irit.
Baca Juga :
Waspadai Gangguan Saklar Motor, Kenali PenyebabnyaSelain itu, perbedaan sistem penggerak menjadi salah satu faktor. Motor bebek masih mengandalkan transmisi manual atau semi otomatis yang menyalurkan tenaga mesin secara lebih langsung ke roda. Hal ini membuat energi yang dihasilkan mesin bisa dimanfaatkan secara optimal.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini faktor yang membuat motor bebek lebih irit BBM ketimbang motor matic:
1. Sistem transmisi manual
Seperti yang dijelaskan di atas, motor bebek menggunakan gigi manual sehingga putaran mesin bisa diatur sesuai kebutuhan, membuat konsumsi BBM lebih efisien. Sedangkan pada motor matic, ada kecenderungan tenaga terbuang mubazir seperti pada sistem CVT.
2. Tidak menggunakan CVT
Motor matic memakai CVT yang bekerja terus-menerus, sehingga mesin cenderung berputar lebih tinggi sehingga lebih boros BBM.
3. Bobot motor bebek lebih ringan
Motor bebek pada umumnya memiliki bobot yang lebih ringan dibanding matic, sehingga mesin tidak bekerja terlalu berat.
4. Kapasitas mesin kecil
Motor bebek banyak menggunakan mesin sederhana sehingga lebih berdampak pada efisiensi, bukan akselerasi instan.
5. Gaya berkendara lebih terkontrol
Pengendara motor bebek bisa menyesuaikan gigi dan putaran mesin, hal ini secara tidak langsung membuat konsumsi BBM lebih irit.
6. Start lebih ringan di gigi rendah
Motor bebek bisa berjalan pelan di gigi rendah tanpa gas besar, berbeda dengan matic yang butuh RPM lebih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


