JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan keran penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler 2026, baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), mulai dibuka pada Februari ini.
Kendati demikian, masyarakat penerima manfaat diminta memahami bahwa status kepesertaan mereka tidak bersifat permanen.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan akan melakukan evaluasi data secara menyeluruh pada April mendatang.
Keputusan diambil untuk mengakomodasi dinamika data kependudukan yang berubah setiap harinya.
"Sekarang sudah proses penyaluran. Nah, nanti pada bulan April dievaluasi. Ada perubahan daftar, karena dinamis dan terus diperbaharui," ujar Saifullah, dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Bansos PKH-BPNT 2026 Tahap 1 Cair Februari untuk 18 Juta Penerima, Ini Cara Cek Apakah Kamu Termasuk
Sistem "Keluar-Masuk" 18 Juta Penerima
Saifullah menjelaskan kuota nasional penerima bansos tetap dipatok pada angka sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Mekanisme evaluasi ini menerapkan sistem "keluar-masuk" yang ketat berdasarkan hasil verifikasi dan validasi petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di daerah.
Perubahan status ekonomi keluarga menjadi faktor penentu utama. Ada kalanya keluarga penerima mengalami peningkatan ekonomi atau "naik kelas", sehingga posisinya akan digantikan oleh warga lain yang lebih membutuhkan atau yang baru masuk kategori miskin.
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Bansos 2026
- PKH
- BPNT
- Cek Bansos Kemensos
- Saifullah Yusuf
- Info Bansos Hari Ini

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F05%2F09%2Fac1140cfbdf514064cfc4534180ba80e-FAK_0835.jpg)


