JAKARTA, DISWAY.ID - Thomas Djiwandono menyampaikan status dirinya di keanggotaan Partai Gerindra.
Pernyataan ini menyusul penunjukan dirinya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
BACA JUGA:First Fight Vol. 2 Jadi Pijakan Menuju Panggung Internasional Sportainment Indonesia
BACA JUGA:Habiburokhman Marah Kasus 'Jambret Ku Kejar, Tersangka Didapat' Ditangani Tak Profesional: Nanti Orang Takut Menolong
Ia mengaku telah mengundurkan diri sebagai anggota dari partai Sang Paman, Prabowo Subianto sebelum terpilih.
Diketahui, salah satu syarat menjadi Deputi Gubernur BI tidak tidak terikat oleh partai. Sementara, tidak ada aturan di Kementerian Keuangan harus keluar dari partai.
"Sebagai anggota, saya resign 31 Desember 2025. Ya. Karena juga apa prinsip tersebut. Apa kayaknya kok rasa-rasanya lebih baik meskipun aturannya di Kemenkeu tidak ada, tapi lebih baik seperti itu ya," kata Thomas di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menyampaiakan bahwa ditunjuk dirinya menjadi Deputi Gubernur BI, karena mundurnya Deputi sebelumnya.
BACA JUGA:Ajukan Anggaran Tambahan Rp5,872 T, Kemenag Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen
"Jadi poin saya apa? Poin saya bahwa proses ini, terus terang juga proses penunjukan saya ini ya di-trigger oleh apa dalam hal ini pengunduran dirinya Pak Deputi Gubernur ya. Dan itulah ceritanya," jelasnya.
Mantan Wamen Keuangan ini juga menegaskan bahwa penunjukan dirinya dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bukan karena unsur kepentingan.
"Saya ditunjuk sebagai Deputi Gubernur. Ya. Nah itu dilakukan juga melalui proses dan mekanisme yang sudah ada. Enggak ada satu hal yang di apa dilewatin, dilanggar, apalagi dibelok-belokin," tegasnya.
Ia meminta berbagai pihak untuk tidak mengkaitkan terpilihnya jadi Deputi BI karena kedekatan dirinya sebagai keluarga. Melainkan rekam jejak.
BACA JUGA:Le Eminence Jadi Andalan, Eminence Global Siap Perluas Jaringan Properti
"Saya sebagai dulu politisi atau bahkan kedekatan keluarga, itu fakta. Tapi tolong yang dilihat adalah rekam jejak yang sudah saya lakukan sebelumnya," ujarnya.




