MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadan, BGN: Menu Kurma Hingga Telur Rebus

suara.com
1 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan selama Ramadan, namun terdapat penyesuaian waktu dan jenis menu makanan diberikan.
  • Siswa muslim akan menerima menu MBG kering siang hari untuk santap berbuka, sedangkan sekolah nonmuslim tetap normal.
  • Santri di pesantren hanya mengalami perubahan waktu distribusi MBG menjadi sore hari saat waktu berbuka puasa.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap diberikan kepada penerima manfaat selama bulan Ramadan. Namun, akan ada penyesuaian terkait waktu pemberian serta jenis menu MBG.

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa sebagian penerima manfaat akan mendapatkan menu MBG kering selama Ramadan.

"Kita tadi sudah memutuskan pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan tetap berjalan karena anak sekolah masuk, diberikan makanannya yang kering. Untuk muslim yang berpuasa dikasih makannya kering," kata Zulkifli saat rapat terbatas penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis (28/1/2026).

Sementara itu, siswa di sekolah nonmuslim tetap mendapatkan MBG seperti biasa pada pagi hari tanpa perubahan menu. Hal yang sama juga berlaku untuk mekanisme distribusi MBG bagi balita dan ibu hamil yang tidak berpuasa selama Ramadan.

Zulkifli menambahkan, pembagian MBG untuk santri di pesantren hanya akan mengalami penyesuaian waktu distribusi, sedangkan menunya tetap sama.

"Nah, yang pesantren, geser waktu, ngasihnya sore pas buka. Jadi nggak ada perubahan," imbuh Zulkifli.

Terkait menu kering untuk siswa yang berpuasa, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan hidangan tersebut akan dibuat bervariasi. Meski demikian, kandungan gizi dan sumber protein tetap menjadi perhatian utama.

"Contoh ya untuk puasa, nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, dan abon," kata Dadan.

Menu kering tersebut akan diberikan pada siang hari setelah siswa pulang sekolah. Dadan berharap menu MBG itu dapat menjadi santapan para siswa saat berbuka puasa.

Baca Juga: Apakah Boleh Puasa Nisfu Syaban Digabung dengan Puasa Ganti Ramadan?

"Di daerah yang mayoritas muslim akan dibagikan di siang hari pada saat anak sekolah untuk dibawa pulang, untuk jadi menu pada saat buka. Untuk anak sekolah, di daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanannya normal," jelas Dadan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penyintas Banjir di Aceh Utara Tinggal di Huntara Kayu Meski Tanpa Listrik dan Fasilitas Dasar
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Pemkot Belum Pastikan Pembangunan Pasar Besar Malang
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Sang Legendaris Honda Prelude Masuk Indonesia, Segini Harganya!
• 51 menit lalumedcom.id
thumb
KPK Terima 5.207 Laporan Gratifikasi 2025: Laptop Termahal, Ukiran Kayu Terunik
• 6 menit lalukumparan.com
thumb
Ide Usaha Sampingan Karyawan yang Mudah dan Menguntungkan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.