Pemprov Kepri Upayakan Garuda Indonesia Tetap Beroperasi di Bandara RHF Tanjungpinang

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Deni Mariwawo

TVRINews, Tanjungpinang

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mempertahankan operasional maskapai Garuda Indonesia di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang. Upaya tersebut dilakukan menyusul adanya rencana penghentian layanan penerbangan Garuda di bandara ibu kota Provinsi Kepri tersebut.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pertemuan dengan manajemen Garuda Indonesia di Jakarta guna membahas kelanjutan rute penerbangan dari dan ke Tanjungpinang.

“Kami sudah bertemu langsung dengan manajemen Garuda Indonesia di Jakarta. Dalam pertemuan itu, pihak Garuda masih mempertimbangkan kembali rencana penghentian operasional di Bandara RHF Tanjungpinang,” ujar Ansar, Rabu, 28 Januari 2026.

Ansar menegaskan, Pemprov Kepri akan terus melakukan pendekatan intensif agar Garuda Indonesia tetap melayani penerbangan di Tanjungpinang. Selain itu, pemerintah juga akan memperbanyak agenda wisata di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan guna meningkatkan jumlah penumpang.

“Kami akan memperbanyak event pariwisata di Tanjungpinang dan Bintan untuk menarik wisatawan, sehingga tingkat keterisian penumpang bisa meningkat,” katanya.

Tak hanya itu, Pemprov Kepri juga berencana menyesuaikan satuan standar harga perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) agar selaras dengan harga tiket Garuda Indonesia. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong ASN memilih Garuda saat melakukan perjalanan dinas, khususnya ke Jakarta.

“Kami akan menyesuaikan standar biaya perjalanan dinas ASN agar bisa menggunakan Garuda. Ini sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah,” tambah Ansar.

Gubernur Kepri juga mengimbau seluruh pegawai di wilayah Tanjungpinang dan Bintan agar melakukan keberangkatan dan kepulangan dinas melalui Bandara RHF Tanjungpinang, bukan melalui bandara di Batam.

“Keberadaan Garuda di Tanjungpinang sangat penting, bukan hanya sebagai kebanggaan daerah, tetapi juga sebagai pintu utama masuk wisatawan ke Kepulauan Riau selain Batam,” ujarnya.

Menurut Ansar, penghentian operasional Garuda Indonesia dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan serta minat investor ke Tanjungpinang dan Bintan. Oleh karena itu, Pemprov Kepri berkomitmen memberikan dukungan penuh agar maskapai BUMN tersebut tetap melayani penerbangan di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono Perintahkan Satpol PP Tindak Penjual Tramadol yang Marak Lagi di Tanah Abang
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Tidak Ada Perlakuan Istimewa bagi Peserta Diklat PPIH, Muftiono: Bagian dari Seleksi
• 6 jam laludisway.id
thumb
Kembali Dilatih Nuno Espirito, Adama Traore Siap Pertajam West Ham di Lini Depan
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Rumah Ketua PBSI Madiun Digeledah KPK, Mercedes dan Pajero Disita
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Pentingkah Alat Canggih untuk Operasi Tangkap Tangan KPK?
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.