Penulis: Harapan Sagala
TVRINews, Tapanuli Utara
Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Utara terus dikebut. Proyek tersebut berlokasi di Dusun Simate Mate, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting.
Di lokasi itu akan dibangun sebanyak 103 unit rumah di atas lahan seluas lebih dari dua hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Pantauan tvrinews.com di lokasi, Kamis, 29 Januari 2026, progres fisik pembangunan telah memasuki tahap pengerjaan pondasi dan struktur bangunan.
Pembangunan huntap ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025 lalu.
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mengatakan pembangunan huntap menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Selain rumah, kawasan hunian tetap ini juga akan dilengkapi sarana pendukung, seperti jaringan listrik, akses air bersih, serta jalan lingkungan.
Sebelumnya, pembangunan huntap ini telah diresmikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Mei 2026.
Pemerintah berharap kawasan huntap ini dapat menjadi permukiman yang tertata dan sehat, sekaligus mendorong pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara.
Editor: Redaksi TVRINews

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487342/original/038053600_1769662436-Screenshot_20260129_094123_Instagram.jpg)
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F28%2F2650d12ce1d20ca1aa96f92e062e913d-20260128_134428.jpg)

