Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR), Amran, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah pengungsi pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menurut Plh. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Adwil) itu, jumlah pengungsi mengalami penurunan dari waktu ke waktu.
“Data terakhir yang kami dapatkan di Posko Satgas, saat sekarang ini untuk pengungsi ada penurunan dari beberapa waktu ke waktu terus berkurang," kata Amran dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat pada Kamis (29/1).
"Diharapkan semua pengungsi nanti tidak berada lagi di dalam pengungsian,” lanjut dia.
Secara keseluruhan, terdapat total 111.788 pengungsi di ketiga provinsi itu. Amran kemudian merinci jumlah pengungsi pada masing-masing provinsi.
“Untuk Sumatera Barat, yaitu dari 24 Januari masih ada 10.854, sekarang terakhir tinggal 9.040. Kemudian di Sumatera Utara ini tinggal 11.085. Kemudian di Aceh tinggal 91.663,” ujarnya.
Penurunan jumlah pengungsi ini tak lepas dari upaya pemerintah untuk terus melakukan rehabilitasi terhadap rumah maupun lingkungan tempat tinggal warga.
Di sejumlah lokasi, warga juga sudah mendapat hunian sementara hingga dana tunggu hunian.



