TANGERANG, DISWAY.ID - Pemkot Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota melakukan rekayasa lalu lintas terkait syuting Film yang dibintangi Lisa Blackpink.
Polisi melakukan pengalihan arus lalu lintas (lalin) dan penutupan sementara di Kawasan Jalan KS Tubun Karawaci, Kota Tangerang.
BACA JUGA:Terhenti 17 Tahun, Pramono Eksekusi Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung
BACA JUGA:Lisa BLACKPINK Syuting Film Tygo di Tangerang hingga Kota Tua Jakarta, Cek Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Penutupan Jalan!
Pengaturan lalin ini diterapkan selama kegiatan produksi film action asal Korea Selatan (Korsel) berjudul TYGO pada 28-31 Januari 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menjelasan kebijakan pengalihan lalu lintas tersebut merupakan tindak lanjut dari perizinan penggunaan ruang jalan yang diterbitkan pemerintah pusat. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran proses produksi film. Langkah ini juga disiapkan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Pemkot Tangerang dan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota sudah menyusun skema rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif bagi pengendara.
BACA JUGA:Chiki Fawzi Sudah Dicopot sebagai Petugas PPIH 2026, Eh Tiba-Tiba Dipanggil Lagi
BACA JUGA:Pak Pramono Tolong, Warga Rawa Buaya Kebanjiran 3 Kali Seminggu: Hujan 3 Jam, Surutnya 2 Hari
Penyesuaian dilakukan pada ruas Jalan KS Tubun Karawaci, dari Jembatan Pintu Air 10 hingga Simpang Tujuh.
"Kami sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman. Petugas Dishub dan kepolisian disiagakan untuk membantu pengaturan dan pengalihan arus," kata Achmad Suhaely di situs Korlantas Polri, Kamis, 29 Januari 2026.
Petugas kepolisian bersama Dishub akan bersiaga di sejumlah titik krusial untuk mengantisipasi kepadatan. Jalur alternatif telah disiapkan bagi kendaraan dari arah Neglasari menuju Cadas maupun sebaliknya.
Selain itu, rambu penunjuk arah juga dipasang untuk memudahkan pengguna jalan menyesuaikan rute perjalanan. Pengaturan ini berlaku hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Pihak Pemkot dan Kepolisian memohon maaf apabila rekayasa lalu lintas ini mengganggu pengendara.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas selama rekayasa berlangsung," ucapnya.
- 1
- 2
- »


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486737/original/068847100_1769598437-IMG_20260122_141443.jpg)

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2026%2F01%2F26%2Fbc787b4f-79dd-4207-89be-a226c2699842.jpeg)