Suhendi, dengan penuh hati-hati memilah sampah botol plastik yang hanyut di aliran Sungai Ciliwung. Bersama rekannya, ia menaiki jembatan pipa di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (29/1).
Bambu sepanjang 4 meter yang dipasang jaring menjadi alat untuk mengambil botol-botol plastik yang hanyut.
Botol-botol plastik yang dikumpulkan kemudian dijual demi memenuhi kebutuhan keluarganya.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek membuat debit Sungai Ciliwung meningkat. Tingginya level air memudahkan mereka memilah botol plastik yang hanyut.
Tak hanya di jembatan pipa, warga seperti Suhendi juga terlihat memilah sampah botol plastik yang menyangkut di palka penahan sampah.
Palka ini merupakan fasilitas milik Dinas Lingkungan Hidup Unit Penanganan Sampah, yang berfungsi menahan dan mengumpulkan sampah hanyut di sungai.





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486909/original/007346000_1769643443-Korban_investasi_kripto_diperiksa_Polda_Metro_Jaya.jpeg)