Pengerjaan renovasi jembatan di dua desa di Kabupaten Siak, Riau resmi dimulai. Program 'Jembatan Merah Putih Presisi' itu mendapatkan sambutan baik dan apresiasi dari masyarakat.
Pada Kamis (29/1/2026) pagi tadi, Polres Siak memulai renovasi jembatan di Dusun I RT 02 RW 01 Desa Rawang Air Putih, Kecamatan Siak, dan di Kampung Buatan I, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak. Pelat besi jembatan yang keropos diganti baru.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata program 'Jembatan Merah Putih Presisi' yang diinisiasi Polri. Program ini bertujuan untuk membantu konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas pendidikan, ekonomi dan sosial masyarakat.
"Program Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah bentuk komitmen Polri dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Jembatan merupakan akses vital, sehingga keberadaannya harus aman dan layak digunakan," ujar AKBP Sepuh Ade, dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).
Kapolres Siak juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga aktif mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan renovasi jembatan tersebut melibatkan personel kepolisian dari Polda Riau, Brimob Polda Riau, Polres Siak dan Polsek Siak bersama masyarakat setempat.
Salah satu warga Desa Rawang Air Putih, Zein (48), menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terlaksananya program tersebut. Ia menilai renovasi jembatan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama untuk akses menuju kebun, sekolah, dan kegiatan ekonomi lainnya.
"Kami sangat berterima kasih kepada Polda Riau, Polres Siak dan Polsek Siak. Jembatan ini sangat penting bagi kami. Dengan diperbaiki, tentu akan lebih aman dan nyaman digunakan," ujar Zein.
Sementara itu, warga Kampung Buatan I, Firdaus (39), juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Riau dan Polres Siak atas terbangunnya infrastruktur jembatan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Polda Riau, Polres Siak dan Polsek Koto Gasib. Jembatan ini sangat dibutuhkan warga, dan kehadiran polisi yang turun langsung membantu membuat kami merasa diperhatikan," kata Firdaus.
(mea/dhn)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487852/original/095124300_1769680532-bpbd_kabupaten_bogor.jpg)


