Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (29/1/2026) di tengah volatilitas tinggi pasar saham, meskipun sejumlah saham berkapitalisasi jumbo seperti CUAN, BBRI, dan ASII berhasil mengakhiri sesi di zona hijau.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup terkoreksi 1,06% ke posisi 8.232,20. Sepanjang hari, indeks sempat bergerak di level terendah 7.481,99–8.296,94. Sebanyak 227 saham menguat, 544 melemah, dan 187 stagnan.
Dari jajaran saham berkapitalisasi jumbo, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) memimpin penguatan dengan melesat 18,59% ke Rp1.850, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menguat 5,29% ke Rp3.780, dan saham PT Astra International Tbk. (ASII) menguat 4,86% ke Rp6.475 per saham.
Penguatan juga dialami oleh PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang naik 4,52% ke Rp8.675, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) naik 3,78% ke Rp1.235, hingga PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menguat 2,14% ke Rp7.150.
Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga menguat 2,49% ke Rp7.200 dan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat hingga 1,54% ke Rp4.630 per saham.
Meskipun begitu, saham-saham berkapitalisasi besar lainnya tercatat masih terkoreksi. Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) terkoreksi 4,35% ke Rp2.200, saham PT Bank Permata Tbk. (BNLI) melemah 4,88% ke Rp4.290, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) melemah 4,67% ke Rp94.000, dan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah 4,55% ke Rp6.300.
Baca Juga
- Harta Prajogo Pangestu yang Menguap Selama IHSG Gonjang-ganjing
- Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis, 29 Januari 2026
- IHSG Anjlok, Jumlah Investor Saham di Jatim Malah Naik 33,15% YoY
Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) juga terkoreksi 3,92% ke Rp9.200, saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) melemah 2,05% ke Rp13.150, dan saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) melemah 1,95% ke Rp201.000 per saham.
Adapun pada perdagangan hari ini, BEI sempat memberlakukan trading halt setelah IHSG ambles hingga 8% pada pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data BEI, IHSG anjlok 8% menjadi 7.654,66 pada pukul 09.30 WIB, Kamis (29/1/2026). Kapitalisasi di BEI kini tercatat Rp13,846,41 triliun.
Adapun, trading halt akibat koreksi harga besar-besaran di lantai bursa ini kelanjutan dari sentimen negatif usai penyedia indeks global MSCI mengumumkan pembekuan rebalancing untuk saham asal Indonesia.
"BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025," tulis BEI dalam pengumumannya, Kamis (29/1/2026).
Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata pun menjelaskan respons dari pengumuman MSCI kemarin telah membuat investor asing, khususnya global fund aktif, mulai melakukan de-risking yang berimbas pada pelemahan IHSG.
“Ini bukan panic selling, melainkan penyesuaian dini untuk mengurangi eksposur menjelang sikap MSCI yang telah terkonfirmasi dan berpotensi memicu arus keluar pasif yang besar,” ujar Liza, Rabu (28/1/2026).
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.




