JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak empat unit pompa bergerak (mobile) dikerahkan untuk menangani banjir yang melanda Jalan Daan Mogot KM 13, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), Kamis (29/1/2026).
Petugas operator pompa dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Japra, menyebut satu pompa berkapasitas 300 liter per detik.
“Kapasitas satu pompa itu 300 liter per detik, jadi total ada empat pompa yang bekerja," kata Japra dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis.
Baca Juga: Cerita Pengendara Terdampak Banjir di Jalan Daan Mogot Jakarta: Sudah 3 Kali Mogok Selama Januari
Ia menyebut keempat pompa tersebut telah dikerahkan sejak Kamis pagi sekira pukul 04.00 WIB untuk meminimalisasi dampak banjir.
Kendati demikian, ketinggian air di Jalan Daan Mogot KM 13 terpantau masih bertahan di angka 40 cm karena debit air di saluran pembuangan utama masih tinggi.
"Patokannya sebenarnya ada di Kali Mookervaart. Kalau kalinya rendah, air yang kita pompa cepat keluar. Tapi sekarang kondisi kali juga masih tinggi," ucapnya dilansir dari Antara.
Meski demikian, ia optimistis apabila cuaca mendungkung, kemungkinan sore atau setelah Magrib banjir di lokasi tersebut bisa surut.
Sementara itu, berdasarkan laporan Jurnalis KompasTV, Prasetyo, pada Kamis siang debit air di Jalan Daan Mogot terpantau kembali naik usai hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut.
Tak hanya itu, luapan air kali Mokevart juga membuat kondisi banjir di ruas jalan tersebut sulit surut.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV/Antara.
- banjir jakarta
- banjir daan mogot
- jabar
- pompa air
- jakarta
- banjir




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487269/original/006231500_1769660756-IMG-20260129-WA0002.jpg)
