jpnn.com, JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR Daniel Johan menyebut Presiden Prabowo Subianto tentu memiliki pertimbangan matang sebelum merombak atau mereshuffle Kabinet Merah Putih.
Hal itu dikatakan Daniel demi merespons isu reshuffle kabinet pemerintahan Prabowo yang belakangan mengemuka.
BACA JUGA: Isu Reshuffle Kabinet: Prabowo Mungkin akan Panggil Purbaya
"Presiden tentu memiliki pertimbangan yang sangat matang jika melakukan reshuffle kabinet,” ujar Daniel melalui keterangan persnya, Kamis (29/1).
Ketua DPP PKB itu menuturkan Presiden RI dalam sistem presidensial, memiliki hak konstitusional mengangkat dan memberhentikan menteri sesuai kebutuhan.
BACA JUGA: Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Saleh PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden
Oleh karena itu, Daniel mengajak seluruh elemen politik menghormati setiap keputusan yang diambil Prabowo, termasuk dalam reshuffle kabinet.
“PKB sangat menghormati semua keputusan Presiden, termasuk apabila Presiden memutuskan melakukan reshuffle kabinet,” ujar Daniel.
BACA JUGA: Konon Retret Kabinet di Hambalang Jadi Ajang Evaluasi dan Persiapan Reshuffle Lagi
Legislator Komisi Komisi IV DPR RI itu berharap seluruh anggota kabinet bekerja optimal dan solid membantu Prabowo di tengah isu reshuffle.
“Kami berharap para menteri dan seluruh jajaran kabinet bekerja keras, fokus, dan maksimal dalam mendukung Presiden demi keberhasilan agenda pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” ujar dia.
Isu reshuffle mengemuka setelah Wamenkeu Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono atau Tommy Djiwandono resmi menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto belum memutuskan sosok pengganti Tommy yang bertugas sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut Presiden RI Prabowo Subianto perlu mendengar kajian dari Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sebelum menentukan Wamenkeu pengganti Tommy.
“Bapak Presiden pasti akan melakukan semacam kajian dan meminta pendapat tentunya dari Menteri Keuangan mengenai pengisian kembali jabatan Wamenkeu,” ujar dia. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Terungkap yang Melaporkan Sudewo kepada KPK
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan




