Cegah Keracunan MBG, BGN Diusulkan Tinjau SPPG Setiap Bulan

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

BGN memiliki jajaran di daerah yang bisa dimanfaatkan untuk meninjau SPPG.

Cegah Keracunan MBG, BGN Diusulkan Tinjau SPPG Setiap Bulan

IDXChannel - Badan Gizi Nasional (BGN) diusulkan untuk meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setiap bulan. Hal itu ditujukan untuk mencegah insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Usulan itu merespons insiden dugaan keracunan MBG di SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah pada Kamis (29/1/2026). BGN memiliki jajaran di daerah yang bisa dimanfaatkan untuk meninjau SPPG.

Baca Juga:
Anggaran MBG Tembus Rp855 Miliar per Hari, Kepala BGN: 70 Persen untuk Beli Bahan Baku

"Saya mengusulkan supaya BGN rutin melakukan rapat dengan SPPG dan turun meninjau langsung ke lapangan setiap bulan sekali. BGN punya jajaran di tingkat propinsi dan kabupaten/kota yang bisa melakukan pengawasan secara langsung terhadap SPPG dalam melaksanakan SOP," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, Kamis (29/1/2026).

Dia meambahkan, BGN telah mencanangkan tahun 2026 zero accident. Namun demikian, kata dia, sudah ada 11 kasus insiden yang terjadi selama Januari 2026, ternasuk di SMAN 2 Kudus.

Baca Juga:
BGN Kejar Target 82,9 Juta Penerima MBG di 2026, Fokus Tingkatkan Keamanan Pangan

"Masih terjadinya kasus keracunan menunjukkan masih lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh BGN terhadap SPPG, terutama terhadap pelaksanaan SOP keamanan makanan," katanya.

Baca Juga:
Kepala BGN Targetkan Perbaiki Kualitas Makanan MBG dan SPPG di 2026

Kendati demikian, dia meminta, BGN menanggung seluruh pembiayaan keracunan SMAN 2 Kudus.

"Dan kepada SPPG yang lalai melakukan SOP sehingga terjadi keracunan supaya dikasih sanksi, pemberhentian sementara," kata dia.

Baca Juga:
BGN Ingatkan SPPG Tak Boleh Paksa Sekolah yang Tolak MBG

Dia juga mengimbau BGN agar tidak hanya fokus pada pencapaian secara kuantitatif, dan abai terhadap aspek kualitas khususnya dalam menjamin keamanan makanan dan menjaga mutu pemenuhi gizi. 

"Sudah saatnya BGN merubah paradigma dari pemenuhan kuantitas kepada paradigma pemenuhan kualitas," katanya.

Sekedar informasi, ada 70 siswa SMAN 2 Kudus alami keracunan MBG pada Kamis (29/1/2026).

Dari jumlah itu, 22 siswa dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, 17 siswa di Rumah Sakit Satkes, 10 siswa di RS Mardirahayu, 10 siswa di RSI, serta 11 siswa di RS Kumala Siwi.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menteri PPPA Akui Ada Pemda yang Tak Biayai Visum Kekerasan Seksual
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Kapan Shayne Pattynama Debut Bersama Persija Jakarta? Mauricio Souza: Kemungkinan Masuk Line Up
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Ekspansi Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Virus Nipah Muncul di India, KBRI New Delhi Beri Imbauan: Kupas Buah Menyeluruh
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pemanasan Laut Ancam Ekosistem Kehidupan Perairan
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.