JAKARTA, KOMPAS.TV - TNI Angkatan Laut (AL) memastikan pemenuhan hak untuk keluarga prajurit Marinir yang gugur karena longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut upaya pemenuhan hak tersebut salah satunya dengan memberikan beasiswa untuk anak-anak korban.
"TNI AL memberikan beasiswa kepada putra-putri korban sampai dengan sarjana," kata Ali pada Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: TNI AL Kerahkan 200 Personel Marinir untuk Cari Prajurit yang Tertimbun Longsor di Cisarua
Selain beasiswa, pihaknya juga memberikan kesempatan dan kemudahan untuk bergabung menjadi prajurit TNI/TNI AL.
Pihaknya, lanjut Ali, juga akan memberikan santunan kepada keluarga para prajurit yang telah gugur.
"Serta pendampingan psikologis bagi keluarga korban," ucapnya, dilansir dari Antara.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 23 anggota Korps Marinir TNI ALmenjadi korban bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Informasi tersebut dikonfirmasi Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali. Ia menyampaikan puluhan anggota Marinir TNI AL tersebut tertimbun longsor.
"Atas izin Bapak Menhan dan Bapak Panglima, saya menyampaikan terkait dengan kejadian bencana alam yang terjadi di Jawa Barat, di Desa Soreang, memang terdapat 23 anggota marinir yang tertimbun longsor," ujarnya, Senin (26/1/2026).
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV/Antara.
- tni al
- prajurit tni al
- prajurit korban longsor cisarua
- longsor cisarua
- keluarga korban
- beasiswa



