Bisnis.com, JAKARTA — Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut baik adanya sedikit penguatan pada kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagaimana yang tecermin pada penutupan perdagangan sore ini, Kamis (29/1/2026).
Untuk diketahui, IHSG ditutup melemah pada perdagangan sore ini di tengah volatilitas tinggi pasar saham. Namun, sejumlah saham berkapitalisasi besar berhasil mengakhiri sesi di zona hijau. Gonjang-ganjing di lantai bursa dua hari belakangan dipicu oleh pengumuman dari lembaga Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti transparansi di pasar modal.
"Alhamdulillah wa syukurillah. Faktor karena pemerintah merespons dan tadi dengan OJK sudah kami bahas mengenai mekanisme berikutnya. Mudah-mudahan [besok rebound lagi]," terangnya kepada wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Airlangga mengatakan telah memberikan pesan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan pembenahan (reform) serta perbaikan transparansi.
Di sisi lain, menurut Menko Perekonomian sejak 2019 itu, batas minimal saham publik atau free float yang dinaikkan oleh OJK dari 7,5% menjadi 15% pun cukup untuk saat ini. Namun, dia menegaskan bahwa naiknya batas free float ke 15% itu juga harus dibareng dengan transparansi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sebagaimana diketahui, isu transparansi menjadi salah satu sorotan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyebabkan pasar saham Tanah Air dua hari belakangan mengalami volatilitas. Penilaian MSCI itu berimbas pada dua kali terjadi penghentian sementara perdagangan pasar modal atau trading halt pada Rabu (28/1/2026) dan Kamis (29/1/2026).
Baca Juga
- Indeks Bisnis-27 Ditutup Perkasa saat IHSG Ambrol Sore Ini (29/1)
- IHSG Diguncang MSCI, Danantara Diam-Diam Borong Saham Secara Selektif
- Bahas Dampak MSCI, Ini Bocoran Pertemuan Seskab Teddy, Purbaya dan Airlangga
"Dalam langkah transparansi daripada free float siapa aja itu kan kelihatan. Jadi itu sudah memitigasi saham gorengan," katanya.
Adapun dalam pemberitaan Bisnis.com sebelumnya, beberapa saham berkapitalisasi jumbo yang mengakhiri sesi perdagangan sore ini di zona hijau seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) serta PT Astra International Tbk. (ASII).
Sepanjang hari ini, indeks sempat bergerak di level terendah yakni 7.481,99 sampai dengan 8.296,94. Sebanyak 227 saham menguat, 544 melemah dan 187 stagnan.





