Pohon beringin berusia lebih dari 100 tahun yang berada di kompleks pintu masuk Masjid Gedhe Mataram, Kotagede, Yogyakarta, tumbang akibat hujan dan angin kencang, Kamis (29/1).
Saat ini sejumlah petugas termasuk relawan tengah mengevakuasi pohon tumbang dengan menggergajinya.
"Usianya lebih dari 100 tahun. Ini zamannya Sri Sultan yang pertama," kata Relawan Bumi Mataram Rescue Kotagede, Muhammad Syaparuddin, di lokasi.
Dia mengatakan selain angin kencang, kondisi pohon memang sudah tua. Sudah empat kali ini ranting-rantingnya tumbang.
"Yang gede sekarang (tumbangnya). Kejadian jam 14.00 WIB lebih," katanya.
Pohon yang tumbang ini menimpa empat sepeda motor, atap warung peyok, dan sedikit menimpa genteng pendapa.
Begitu pohon tumbang, Syaparuddin bersama rekan-rekannya dan BPBD langsung menuju ke lokasi.
"Nanti lihat kondisinya (evakuasi). Sampai pohon ini dipotong-potong bersih," katanya.
"Tidak semua dipotong, hanya bagian yang sudah tua dan lapuk saja," katanya.
Kesaksian Warga
Yani salah satu saksi mata mengatakan angin kencang melanda pendopo. Menurutnya angin itu tidak seperti biasanya.
"Saya di pendopo menghadap ke atas ke pohon beringin. Dalam hati saya anginnya kok kaya gini," kata Yani.
Pohon saat itu tampak mengerikan diterpa angin kencang, dia lalu geser menjauh dari pendapa.
"Hujan deras angin tambah kencang saya yang tadinya duduk sudah nggak nyaman. Saya berdiri, hujan itu deras banget tiba-tiba dengar suara "kretek kretek" gitu saya lari ke parkiran," katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Itu sekitar jam 14.00-an di bawah pohon nggak ada (orang) karena sudah hujan kan," jelasnya.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4745850/original/055259400_1708238149-WhatsApp_Image_2024-02-18_at_13.25.05__1_.jpeg)