Pakar ITB Ungkap Penyebab Longsor Cisarua Bandung Barat

liputan6.com
21 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pakar geologi longsoran Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, menjelaskan bahwa peristiwa longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tidak dapat dilihat semata-mata sebagai dampak alih fungsi lahan. 

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan hasil dari interaksi kompleks antara kondisi alamiah wilayah dengan aktivitas manusia, yang kemudian memicu longsoran di bagian hulu dan berkembang menjadi aliran lumpur (mudflow).

Advertisement

BACA JUGA: Pemkab Tapanuli Selatan Susun Langkah Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana

Ia menerangkan, secara geologi wilayah KBB tersusun atas material vulkanik tua yang telah mengalami pelapukan cukup tebal. Pada kondisi tersebut, batas antara tanah hasil pelapukan dan batuan dasar yang lebih kedap air kerap menjadi bidang gelincir. 

Situasi ini semakin rentan ketika hujan turun dalam durasi panjang, sehingga air meresap dan memenuhi pori-pori tanah hingga mencapai kondisi jenuh.

“Ketika pori-pori tanah sudah jenuh oleh air, kekuatan geser material pembentuk lereng akan menurun drastis. Pada kondisi inilah lereng sering tidak lagi mampu menahan beratnya sendiri,” ujar Imam, dilansir Liputan6.com dari laman resmi ITB www.itb.ac.id, Kamis (29/1/2026). 

Pemicu longsor tidak hanya ditentukan oleh lamanya hujan, tetapi juga oleh intensitas curah hujan. Dalam kajian kebumian, hujan dengan intensitas sedang namun berlangsung lama dapat memiliki dampak yang sama berbahayanya dengan hujan lebat berdurasi singkat, terutama pada wilayah dengan kondisi geologi yang rentan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KLH Gugat Toba Pulp Lestari Rp3,89 Triliun atas Kerusakan Lingkungan Sumut
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kata PB XIV Mangkubumi Soal KGPH Purbaya Ganti Nama Jadi Paku Buwono XIV
• 2 jam laludetik.com
thumb
Dulu Dijual Murah, Kini Diburu Lagi? Inter Milan Pantau Aleksandar Stankovic
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Bantah Menelantarkan, Denada Sudah Akui Ressa Anak Kandung
• 1 jam lalugenpi.co
thumb
Eks Menag Yaqut Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Haji
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.