Saham TIRT Naik 959 Persen dalam Dua Bulan, Ini Pengakuan Manajemen Tirta Mahakam

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT), mengalami kenaikan signifikan dalam kurun waktu dua bulan.

Saham TIRT Naik 959 Persen dalam Dua Bulan, Ini Pengakuan Manajemen Tirta Mahakam. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Saham emiten sektor angkutan laut dalam negeri, PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT), mengalami kenaikan signifikan dalam kurun waktu dua bulan. Saham naik 959 persen dari harga terendahnya Rp44 pada 26 November 2025, menuju harga tertingginya Rp466 pada 22 Januari 2026.

"Perseroan berpendapat fluktuasi harga saham merupakan hasil dari dinamika pasar, dan perseroan senantiasa patuh dan memenuhi seluruh ketentuan serta peraturan yang berlaku di pasar modal dan peraturan lainnya yang terkait," ujar Corporate Secretary TIRT Jackson Indrawan saat menjawab pertanyaan BEI dalam keterbukaan informasi, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga:
Resmi Beralih ke Angkutan Laut, Tirta Mahakam (TIRT) Mulai Kantongi Pendapatan dari Sewa Kapal

Lebih lanjut, kata Jackson, perseroan saat ini mengoperasikan sebanyak 20 unit armada kapal yang seluruhnya telah beroperasi (fully occupied). Fokus pada pemenuhan kontrak berjalan dengan wilayah operasional di Kendawangan, Kalimantan Barat, dan Berau, Kalimantan Timur.

"Perseroan terus berupaya mengoptimalkan tingkat utilisasi armada kapal guna mendukung keberlangsungan operasional serta memastikan pendapatan yang berkesinambungan," katanya.

Baca Juga:
BEI Buka Suspensi Saham Tirta Mahakam (TIRT), Begini Pergerakannya

Dia menerangkan, sejauh ini perseroan belum memiliki rencana strategis 2026, karena masih fokus memastikan kegiatan operasional berjalan dengan lancar, efektif, dan efisien.

Baca Juga:
Tirta Mahakam (TIRT) Fokus Transformasi Bisnis Angkutan Laut dengan Operasikan 20 Kapal

Namun, terkait dengan rencana pengembangan bisnis, saat ini perseroan masih mengkaji dengan mempertimbangkan kondisi keuangan perseroan, kondisi industri angkutan laut global, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

"Perseroan akan menyampaikan rencana tersebut jika sudah ada, dengan memperhatikan ketentuan dan peraturan pasar modal yang berlaku," kata Jackson.

Sebagai informasi, saham TIRT disuspensi oleh BEI lantaran peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Penghentian sementara perdagangan saham TIRT tersebut di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 23 Januari 2026 sampai dengan pengumuman lebih lanjut. 

Saat itu, saham TIRT naik 9,91 persen ke Rp466 per saham.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KemenPPPA & KPAI Diminta Beri Perlindungan Ekstra Pada Anak dan Ibu Hamil di Program MBG
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Harga Emas Tembus Rp3,136 Juta per Gram di Pegadaian
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kasus TBC di Indonesia Disebut Peringkat ke-2 Dunia, Wamenkes Jadikan Yogyakarta Titik Strategis Pemberantasan
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Bursa Transfer: Douglas Luiz Balik ke Villa, Raheem Sterling Pergi dari Chelsea
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
23 Terdakwa Kasus Kericuhan Demo Agustus Divonis Masa Percobaan 10 Bulan
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.