Video Pergerakan Tanah di Cisarua Dipastikan Bukan Longsor Susulan

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bandung: Tim SAR gabungan memastikan video viral yang memperlihatkan dugaan pergerakan tanah di kawasan Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, bukan longsor susulan maupun pergerakan tanah baru. Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan kondisi yang terekam dalam video tersebut terjadi akibat tanah yang sudah jenuh air setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Dari hasil asesmen tim safety dan geologi, saat ini belum ditemukan pergerakan tanah yang signifikan, namun potensi pergeseran tetap diwaspadai,” ujarnya di Bandung, Kamis, 29 Januari 2026, melansir Antara.


Relawan melakukan pencarian korban longsor Cisarua, Kamis, 29 Januari 2026. (MI)

Ia menjelaskan, lokasi pencarian korban longsor Pasirlangu memang berada di kawasan dengan struktur tanah yang sangat labil. Air hujan yang meresap ke dalam lapisan tanah menyebabkan perubahan visual pada permukaan, namun tidak masuk dalam kategori pergerakan tanah secara geologis.

“Hal tersebut bukan pergerakan tanah, tetapi kondisi tanah yang jenuh air sehingga terlihat seperti bergerak,” tegas dia.

Ade menegaskan keselamatan personel SAR tetap menjadi prioritas utama selama operasi pencarian berlangsung. Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk tim keselamatan dan geologi, guna memantau kondisi lapangan secara berkala.

Baca Juga :

Update Longsor Cisarua, BNPB: 56 Kantong Jenazah Diserahkan ke DVI
Terkait dukungan peralatan, Ade menyebutkan sebanyak 17 unit alat berat telah diturunkan ke lokasi longsor. Penggunaan alat berat masih difokuskan di sektor A1 dan A2, serta mulai diperluas ke sektor A3 untuk mendukung proses pencarian korban.

Ia menambahkan, operasi pencarian akan memasuki hari ketujuh pada Jumat (30/1). Tim SAR akan melakukan evaluasi untuk menentukan apakah operasi SAR akan diperpanjang, sekaligus menetapkan sektor lanjutan yang menjadi fokus pencarian.

“Besok adalah hari ketujuh. Kami akan melakukan evaluasi untuk menentukan apakah operasi SAR akan diperpanjang, serta sektor mana yang menjadi fokus lanjutan pencarian,” kata dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PM Inggris Serukan Kemitraan Strategis Jangka Panjang dengan China
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Tips Fast Charging: Benarkah Charger 65W Bisa Digunakan di Semua HP Tanpa Merusak Baterai?
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Emas Antam Naik Rp165.000 Buyback Ikut Naik
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Flyover Latumeten Jakbar Mulai Dibangun, Catat Rekayasa Lalinnya
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.