Banyak pengguna merasa khawatir saat ingin menggunakan charger dengan daya besar, seperti 65W, pada HP yang hanya mendukung pengisian daya standar.
Ada ketakutan bahwa aliran listrik yang besar tersebut akan membuat baterai cepat rusak.
Namun, benarkah menggunakan charger berkapasitas tinggi selalu berbahaya bagi perangkat kita?
Secara teknis, menggunakan charger 65W pada HP lama atau HP kelas entry-level sebenarnya sangat aman.
Hal ini karena smartphone modern sudah dilengkapi dengan chip manajemen daya yang pintar.
Saat kabel dicolokkan, HP dan charger akan melakukan "negosiasi" untuk menentukan berapa besar daya yang bisa diterima.
Jika HP Anda hanya mendukung pengisian 18W, maka charger 65W tersebut secara otomatis hanya akan menyalurkan daya sebesar 18W, bukan memaksa masuk sebesar 65W.
Pentingnya Kualitas Kabel dan Protokol PengisianMeski aman secara voltase, Anda tetap harus memperhatikan kualitas kabel yang digunakan.
Kabel yang tidak standar atau berkualitas rendah bisa menjadi penyebab panas berlebih yang justru merusak port pengisian daya.
Selain itu, kecepatan pengisian maksimal hanya bisa tercapai jika charger dan HP memiliki protokol yang sama, seperti Power Delivery (PD) atau Quick Charge.
Jika protokolnya berbeda, maka kecepatan pengisian akan turun ke kecepatan standar demi menjaga keamanan baterai.
Kapan Sebaiknya Anda Menghindar?Satu-satunya hal yang perlu Anda hindari adalah menggunakan charger kualitas "abal-abal" atau tanpa merek yang jelas, meskipun tertulis 65W.
Baca Juga: Tips Rekam Video 4K Sinematik di HP 2 Jutaan: Settingan Rahasia Agar Hasilnya Tidak Goyang!
Charger tanpa sertifikasi resmi biasanya tidak memiliki sistem keamanan untuk memutus arus saat terjadi hubungan pendek.
Selama Anda menggunakan charger original atau merek pihak ketiga yang terpercaya, menggunakan daya 65W pada perangkat apa pun tidak akan merusak baterai dalam jangka panjang.




