Bisnis.com, JAKARTA - Timnas Futsal Indonesia memetik kemenangan 5-3 atas Kirgistan sekaligus memastikan diri lolos ke babak 8 besar Piala Asia Futsal 2026.
Timnas Futsal Indonesia menghadapi Kirgistan pada matchday kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Indonesia tak mengubah susunan pemain starter dari pertandingan pertama kontra Korea Selatan.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia memercayai Ahmad Habibie, Rizki Xavier, Mochammad Iqbal, Firman Adriansyah, dan Israr Megantara turun sejak menit pertama.
Pada awal laga Indonesia kesulitan menghadapi Kirgistan yang bermain dengan pressing tinggi.
Skema permainan Indonesia bisa dipatahkan oleh Kirgistan yang bermain dengan disiplin.
Baca Juga
- Link Live Streaming Piala Asia Futsal 2026 Timnas Indonesia vs Kirgistan
- Tunda Debut, Bojan Hodak Pilih Istirahatkan Layvin Kurzawa Lawan Persis
- Maarten Paes Sepakat Gabung Ajax, Tes Medis Hari Ini
Pada menit kelima pemain Indonesia Brian Ick diganjar kartu kuning karena pelanggaran. Beruntung tendangan bebas Kirgistan tak berbuah jadi gol.
Pertahanan Indonesia akhirnya jebol pada menit keenam lewat kapten Kirgistan Shokhrukh Makhmadaminov.
Tendangan kencang kaki kiri Makhmadaminov gagal ditangkap dengan baik oleh Ahmad Habibie. Bola justru masuk ke gawang sendiri. Indonesia tertinggal 0-1 dari Kirgistan.
Indonesia merespons cepat lewat gol Iqbal pada menit ketujuh. Diawali skema kick-in, bola yang ditendang Rizki Xavier langsung ditanduk oleh Iqbal di depan gawang. Skor pun kembali imbang.
Pada pertengahan babak pertama perlahan Indonesia mulai menguasai permainan. Namun rapatnya pertahanan Kirgistan membuat upaya Garuda bisa dipatahkan.
Peluang didapatkan Indonesia pada menit ke-13 setelah Maksat Alimov melanggar Yogi Saputra.
Tendangan Samuel Eko bisa diblok, diteruskan dengan tendangan dari Firman yang mengenai tangan pemain Kirgistan di area penalti.
Indonesia melakukan challenge agar wasit melihat tayangan ulang. Keputusan pun diambil, penalti diberikan untuk Indonesia.
Firman yang maju sebagai algojo melakukan eksekusi dengan sempurna. Dia mengecoh kiper Kirgistan Ulanbek Chorobekov untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Kirgistan kembali ke strategi awal dengan menekan pertahanan Indonesia dengan serangan cepat.
Habibie melakukan penyelamatan penting dengan menggagalkan serangan balik Kirgistan yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang.
Kirgistan mengambil challenge untuk meninjau tekel yang dilakukan Brian Ick kepada Makhmadaminov. Beruntung wasit tak menganggap tekel itu sebagai sebuah pelanggaran.
Indonesia mendapat peluang emas pada menit ke-17 ketika Yogi mencuri bola dan melakukan serangan balik.
Sayangnya upaya itu patah dengan sergapan kiper Kirgistan yang keluar dari sarangnya.
Firman nyaris mencetak gol ketiga Indonesia saat menyambut umpan dari Iqbal. Namun sepakannya melambung dari sasaran.
Hingga babak pertama berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Timnas Futsal Indonesia unggul 2-1 atas Kirgistan.
Memasuki babak kedua Indonesia coba mengatur tempo permainan. Sebaliknya, Kirgistan mencoba bermain cepat untuk membongkar pertahanan Indonesia.
Indonesia mencetak gol ketiga pada menit ke-26. Umpan manis Ardiansyah Nur dari sisi kanan diselesaikan oleh Rio Pangestu di tiang kedua. Indonesia menjauh 3-1.
Sayangnya tak lama berselang Kirgistan memperkecil kedudukan. Tendangan Makhmadaminov meluncur ke gawang Indonesia tanpa bisa dihalau.
Wasit menunjuk titik penalti setelah Reza Gunawan menjatuhkan penyerang Kirgistan pada menit ke-27.
Maksat Alimov mengubah skor menjadi imbang 3-3 lewat eksekusi penalti yang dingin.
Skema kick-in kembali menjadi andalan Indonesia. Pada menit ke-28 gawang Kirgistan nyaris bergetar dengan sepakan Iqbal yang masih bisa ditepis kiper.
Ardiansyah Nur membuat publik tuan rumah bersorak pada menit ke-29. Memanfaatkan salah umpan pemain Kirgistan, pemain beralias Anca itu melepaskan tembakan yang menghunjam gawang Kirgistan dengan telak. Skor menjadi 4-3 untuk keunggulan Indonesia.
Memasuki 10 menit terakhir Kirgistan kembali meningkatkan tekanan yang masih bisa dinetralisir oleh pertahanan Indonesia.
Saat Kirgistan asyik menyerang, kesalahan kecil langsung dihukum oleh Indonesia. Kesalahan kiper Kirgistan Chorobekov dalam memberikan umpan berhasil dimanfaatkan oleh Israr Megantara pada menit ke-34.
Mendapatkan bola hasil blunder di lapangan tengah, Israr dengan tenang mengecoh Chorobekov dan menembak bola ke gawang yang sudah kosong. Indonesia menjauh 5-3.
Ketinggalan 2 gol membuat Kirgistan dipaksa memainkan skema power play saat laga tersisa kurang dari 5 menit.
Kesalahan Kirgistan nyaris dimanfaatkan Rio Pangestu dengan tendangan jarak jauh yang melenceng tipis dari sasaran.
Indonesia mampu mempertahankan keunggulan hingga buzzer tanda pertandingan berakhir berbunyi. Garuda menang 5-3 atas Kirgistan.
Dengan hasil ini Timnas Futsal Indonesia dipastikan lolos ke babak 8 besar Piala Asia Futsal 2026. Pada laga selanjutnya, Indonesia akan berebut posisi juara Grup A dengan Irak yang juga mengoleksi 6 poin hasil dari 2 kali menang.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477858/original/007490200_1768883456-IMG_3813_1_.jpeg)


