Harga Cabai di Bengkulu, Turun Jadi Rp30 Ribu Per Kilogram

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

HARGA cabai merah keriting  di Bengkulu, Provinsi Bengkulu, turun menjadi Rp30 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir akibat pasokan mulai normal.

Mul, 49, pedagang cabai di pasar Panorama, Kota Bengkulu, di Bengkulu, mengatakan, harga cabai keriting mulai turun sebesar Rp5 ribu per kilogramnya sejak sepekan terakhir.

"Sudah sepekan terakhir harga cabai Rp30 ribu dari sebelumnya Rp35 ribu per kilogramnya," katanya.

Baca juga : Harga Cabai Keriting di Bengkulu, Turun Menjadi Rp65 Ribu per Kilogram Jelang Nataru

Pasokan cabai, lanjut dia, dari wilayah penghasil cabai yang masuk ke Kota Bengkulu, mulai normal. Komoditas cabai berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, Seluma, dan Bengkulu Utara. Ia berharap harga cabai bisa turun.

Selain berasal dari Provinsi Bengkulu, cabai juga masuk ke Kota Bengkulu, dari Kabupaten Lintang Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.

"Jika harga cabai turun maka penjual ramai pembeli," katanya.

Selain itu, harga ayam potong dan telur ayam disejumlah pasar di Kota Bengkulu, masih stabil diawal tahun 2026.

Dari pantauan Media Indonesia, harga daging ayam potong disejumlah pasar tradisional dikisaran Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram. Selanjutnya, harga telur ayam ras mencapai Rp60 ribu per karpet, naik dari harga sebelumnya sekitar Rp52 ribu per karpet yang berisi 30 butir. (H-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
OJK Naikkan Batas Free Float Saham Jadi 15 Persen Mulai Februari 2026
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Betrand Peto klarifikasi kabar diusir Sarwendah, ungkap alasan tinggal bareng Ruben Onsu
• 9 menit lalubrilio.net
thumb
Pemerintah Bakal Ukur Pertumbuhan Otak Anak Penerima MBG
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Dibesarkan Ibu Asuh Sejak Bayi, Ini Kisah Ressa Anak Denada yang Mengundang Haru
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Menko Yusril Respons Kasus TNI-Polri Tuduh Kakek Pedagang Es Gabus hingga Dugaan Aniaya
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.