Pembelian LPG 3 Kg Akan Dibatasi, ESDM Masih Hitung Kebutuhan Rumah Tangga

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih menghitung kebutuhan atau konsumsi LPG 3 kg per kartu keluarga (KK) sebelum memperketat penjualan gas melon subsidi tersebut.

Hal itu disampaikan merespons PT Pertamina Patra Niaga yang merekomendasikan pembatasan penyaluran dilakukan mulai tahun ini. Perusahaan itu merekomendasikan penerapan pembatasan pembelian LPG 3 kg untuk rumah tangga menjadi maksimal 10 tabung per bulan per KK mulai kuartal II dan kuartal III/2026.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menuturkan, pihaknya masih menghitung berapa konsumsi LPG 3 kg rata-rata rumah tangga. Berbeda dengan Pertamina, Yuliot memperkirakan kebutuhan LPG 3 kg setiap KK hanya empat tabung per bulan atau satu tabung per pekan.

Menurutnya, hasil hitungan itu nanti akan menjadi penentu putusan berapa maksimal konsumsi LPG per rumah tangga per bulan.

"Jadi nanti berdasarkan kebutuhan yang real ini ya kira-kira berapa ini [kebutuhannya]. Jadi berdasarkan kebutuhan masyarakat ini nanti akan dipenuhi," ucap Yuliot di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Selain itu, Yuliot menyebut, pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPH). Koordinasi itu dilakukan guna mencatat data calon penerima LPG 3 kg subsidi tepat sasaran.

"Jadi seluruh data itu akan kita konsolidasikan, analisa, untuk penetapan kebijakan," kata Yuliot.

Adapun, rekomendasi skema pengetatan penjualan LPG 3 kg sebelumnya disampaikan oleh Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan bahan paparannya, Pertamina Patra Niaga merekomendasikan pembatasan penyaluran dilakukan mulai tahun ini. Perinciannya, penyaluran setidaknya bisa dilakukan normal selama kuartal I/2026 terlebih dahulu.

Kemudian, penerapan pembatasan pembelian untuk rumah tangga menjadi maksimal 10 tabung per bulan per kartu keluarga (KK) pada kuartal II dan kuartal III/2026.

Menurut Pertamina, jika pembatasan tidak dilakukan, penyaluran LPG 3 kg bisa tembus ke level 8,7 juta ton pada 2026. Angka tersebut naik dari realisasi penyaluran LPG 3 kg pada 2025 yang sebesar 8,51 juta ton.

Dia juga menegaskan bahwa harus ada aturan detail terkait pembatasan penyaluran LPG 3 kg tersebut. Dengan begitu, dana subsidi pun bisa hemat.

"Untuk pembatasan penggunaan LPG ini bisa dikeluarkan aturan lebih baik lagi sehingga pemakaian LPG subsidi ini bisa kita kontrol lebih baik lagi, bahkan bisa menurun," tutur Achmad.

Baca Juga

  • Pertamina Usul Batasi LPG 3 Kg Tiap KK Maksimal 10 Tabung per Bulan
  • Pembatasan LPG 3 Kg 10 Tabung per KK Dinilai Tak Efektif, Mengapa?
  • SUBSIDI ENERGI : Mendesak Pembatasan LPG 3 KG

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR Bantah Ada Janjian Komisi III-Kapolri Tolak Polisi di Bawah Kementerian
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Warga di Cakung Timur Bertahan di Rumah meski Banjir hingga 1 Meter
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Bareskrim Sita Ratusan SHM-SHGB Dari PT DSI: Milik Borrower, Salahi P2P Lending
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Siap-Siap Cek Saldo, Dividen Tunai Interim CDIA Rp1,34 per Saham Cair Hari ini
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
“Belajar di Lantai, Tapi Mimpi Harus Setinggi Langit” Kisah Ibu Inspiratif PNM
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.